Balita 4 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Oknum Polisi di Lampu Merah Bone, Diduga Rem Blong

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30 WIB

VoxYouths.com - BONE – Duka mendalam menimpa sebuah keluarga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Seorang balita berinisial GN (4) tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak dari belakang oleh mobil yang dikendarai oknum perwira Polres Bone, Ipda MA (49), di perempatan lampu merah.

Insiden tragis yang terekam kamera warga tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Jumat (7/8/2026). Dalam rekaman itu, terdengar jerit histeris sang kakak, Masrur (19), memohon bantuan warga sekitar.

"Tolong semuanya tolong!" jerit Masrur di lokasi kejadian.

Niat Nonton Pawai Berujung Petaka

Peristiwa bermula saat Masrur mengendarai motor Honda Scoopy membonceng ibunya, Hermiati (45), dan adik balitanya, GN (4). Mereka berencana menuju Lapangan Merdeka (Lapmer) Watampone untuk menyaksikan rangkaian acara pawai kemerdekaan.

  • Lokasi & Waktu: Perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani–Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.

  • Kronologi Kejadian: Sepeda motor korban sedang berhenti di persimpangan lampu merah. Secara mendadak, mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA melaju kencang dari arah belakang dan menghantam motor korban hingga terseret beberapa meter melewati perempatan.

Dugaan Rem Blong dan Penanganan Medis Korban

Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra, membenarkan kejadian tersebut serta mengonfirmasi identitas pengemudi mobil merupakan anggota aktif Polres Bone.

"Pengendara motor berhenti di persimpangan. Pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Xenia melaju dari arah yang sama dan diduga mengalami gangguan sistem pengereman (rem blong) sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor," jelas Riyanda, Kamis (6/8/2026).

Sementara pengendara motor dan ibunya selamat tanpa luka serius, balita GN mengalami benturan parah di kepala, luka lecet di alis, pinggang, dan punggung. Korban sempat dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone, namun nyawanya tidak tertolong usai menjalani perawatan kritis.

Berkoordinasi dengan Propam Polres Bone

Pihak kepolisian memastikan proses hukum atas kasus kecelakaan maut ini akan ditangani secara profesional dan transparan.

"Karena salah satu pihak yang terlibat merupakan anggota Polri, Satlantas Polres Bone berkoordinasi dengan Propam Polres Bone untuk pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku," tegas Riyanda.***

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Rekomendasi

Terkini

X