Sepak Terjang Gus Haris: Tangan Kanan Bupati Pemalang yang Kumpulkan Uang Pemerasan Rp1,98 Miliar

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Jumat, 31 Juli 2026 | 22:50 WIB
Sepak Terjang Gus Haris: Tangan Kanan Bupati Pemalang yang Kumpulkan Uang Pemerasan Rp1,98 Miliar
Sepak Terjang Gus Haris: Tangan Kanan Bupati Pemalang yang Kumpulkan Uang Pemerasan Rp1,98 Miliar

VoxYouths.com - JAKARTA – Sosok Mohamad Haris alias Gus Haris (GHA) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Orang kepercayaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro (AWI) ini ikut ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam skandal pemerasan dan pengurusan perkara korupsi.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka:

  1. Anom Widiyantoro (AWI): Bupati Pemalang.

  2. Mohamad Haris alias Gus Haris (GHA): Pihak swasta/orang kepercayaan Bupati.

  3. Setya Budi Dias Oktavianto: Anggota Polri yang bertugas sebagai staf administrasi KPK.

  4. Lilik Budi Suprianto (LBS): Ayah dari Setya Budi Dias Oktavianto.

Bupati Anom sendiri telah resmi ditahan di Rutan KPK usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 27 Juli 2026.

Siapa Sosok Gus Haris?

Secara hukum dan struktural pemerintahan, Gus Haris adalah pihak swasta yang tidak memiliki jabatan resmi di Pemkab Pemalang. Meski begitu, ia memegang peran operasional yang sangat krusial bagi sang Bupati.

Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, membeberkan bahwa Gus Haris bertindak sebagai eksekutor pengumpul uang pemerasan sekaligus perantara ke makelar kasus.

"AWI melalui GHA diduga meminta uang ke sejumlah perangkat daerah maupun pihak rekanan swasta untuk keperluan pribadinya. Adapun GHA mengumpulkan uang dengan total nilai mencapai Rp1,98 miliar," ungkap Taufik, Jumat (31/7/2026).

Peran Penghubung Makelar Kasus hingga 'Uang Muka' Rp1,2 Miliar

Selain mengumpulkan uang pemerasan, Gus Haris memanfaatkan jaringan adiknya (Harun) untuk mencari "pintu belakang" di KPK guna mengamankan kasus korupsi yang menyeret nama Bupati Anom.

Berikut skema permainan peran Gus Haris dalam skandal ini:

  • Inisiasi Pertemuan: Gus Haris mengenalkan Bupati Anom dengan Lilik Budi Suprianto. Ketiganya sempat menggelar tiga kali pertemuan di Magelang dan Semarang.

  • Tarif Pengurusan: Dalam pertemuan tersebut, Lilik meminta imbalan sebesar Rp2 miliar agar perkara korupsi Bupati Pemalang di KPK bisa "dibereskan".

Halaman:

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X