news

Dorong Pembentukan APTKI, DIKPI Silaturahmi ke Pascasarjana Universitas Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB
Dorong Pembentukan APTKI, DIKPI Silaturahmi ke Pascasarjana Universitas Indonesia

VoxYouths.com - JAKARTA – Wadah Doktor Ilmu Kepolisian Indonesia (DIKPI) melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI) di Gedung KWJ UI. Kunjungan ini digelar sebagai langkah awal membangun kolaborasi strategis dalam penguatan kajian ilmu kepolisian sekaligus mendorong pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia (APTKI).

Delegasi DIKPI dipimpin langsung oleh Ketua Umum DIKPI sekaligus Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Dr. Dedy Tabrani, didampingi Sekjen DIKPI Kombes Pol Dr. Susilo Edy.

Kedatangan DIKPI disambut oleh Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI Prof. Dr. Supriatna, Wadir I Prof. Yon Mahmudi, Wadir II Dr. Reza Rustam, serta Kaprodi Magister Kajian Ilmu Kepolisian UI Dr. Basir. Turut hadir mewakili STIK-PTIK Polri, Ketua Program Doktor Ilmu Kepolisian Kombes Pol Dr. Benny Saragih.

Wadah Kolaborasi Akademik & Ekosistem Keilmuan

APTKI dirancang sebagai wadah kolaboratif yang menghimpun perguruan tinggi penyelenggara kajian ilmu kepolisian guna memperkuat pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, serta pengembangan ilmu kepolisian di tengah kompleksnya tantangan keamanan global.

Sebagai penggagas utama, Brigjen Pol Dr. Dedy Tabrani menegaskan bahwa asosiasi ini bakal menjadi langkah strategis memperkuat jejaring akademik nasional.

“Pembentukan APTKI diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, dan pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia. Dengan menyatukan potensi yang ada, kita dapat membangun ekosistem keilmuan kepolisian yang lebih kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujar Dedy Tabrani.

Apresiasi UI dan STIK-PTIK Polri

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pihak akademisi:

  • Prof. Dr. Supriatna (UI): Menekankan agar APTKI tidak sekadar menjadi organisasi administratif, melainkan pusat kolaborasi intelektual. Asosiasi ini diharapkan dapat mengembangkan kurikulum, mendorong penelitian lintas perguruan tinggi, meningkatkan publikasi ilmiah, hingga melahirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset bagi keamanan nasional.

  • Kombes Pol Dr. Benny Saragih (STIK-PTIK): Menilai kepolisian masa depan tidak hanya butuh reformasi kelembagaan dan operasional, tetapi juga fondasi keilmuan yang kokoh. APTKI dinilai memperkuat ilmu kepolisian sebagai disiplin strategis untuk menjawab dinamika keamanan abad ke-21.

Pertemuan ini menjadi momentum awal penyatuan visi antara DIKPI, Universitas Indonesia, dan STIK-PTIK Polri untuk mewujudkan ekosistem keilmuan kepolisian yang inklusif, profesional, dan berdaya saing global.***

Tags

Terkini