news

Pengurus Panti Jadi Tersangka, DPR: Pendampingan Psikologis Harus Jadi Prioritas!

Minggu, 13 Oktober 2024 | 15:29 WIB
Potret Anggota DPR RI Arzeti Bilbina yang menyoroti kondisi psikologis korban pelecehan di Panti Asuhan Darussalam An-Nur, Tangerang, pada Jumat, 11 Oktober 2024. ((Dokumen HO Humas DPR RI))

VoxYouths.Com - VoxYours udah denger belum berita yang lagi ramai akhir-akhir ini? Jadi ada kasus gede nih yang lagi bikin heboh.

Jadi gini, ada pelecehan seksual di Panti Asuhan Darussalam An-Nur di Tangerang.

Parahnya, yang jadi tersangka itu malah orang-orang yang harusnya jagain anak-anak di sana!

Nah, Arzeti Bilbina, anggota DPR RI, dia minta pemerintah buat pastiin korban-korban di sana dapet pendampingan psikologis.

Baca Juga: Kasus Penembakan Gadis 14 Tahun di Semarang: Tersangka Curiga Anaknya ‘Dijual’ Korban hingga Sebut Menyimpan Bukti

Katanya, "Selain cek kesehatan fisik, pendampingan psikologis buat korban harus jadi prioritas banget nih." Soalnya kan ini bakal ngaruh banget ke kesehatan mental anak-anak yang jadi korban.

Arzeti juga ngecam keras banget nih kejadian ini. Dia bilang, "Ini tindakan keji dan bikin khawatir banget.

Masa sih panti asuhan yang harusnya jadi tempat aman buat anak-anak, malah jadi tempat kejadian perkara kayak gini?"

Polisi udah nangkep tiga tersangka nih. Ada Sudirman (49) yang punya yayasan, terus dua pengasuh santri, Yusuf Bahtiar (30) sama Yandi Supriyadi (28).

Dan yang bikin tambah miris, ternyata korbannya nambah satu lagi, jadi total ada delapan orang sekarang.

Baca Juga: Jessica Kumala Wongso Ajukan PK Lagi, Bebaskan Diri dari Kasus Kopi Sianida

Nah, ada juga nih kesaksian dari Hasan, guru santri di panti itu. Dia diwawancara sama Deddy Corbuzier.

Katanya, kebanyakan korban itu anak-anak cowok, usianya mulai dari 8 tahun. Bahkan ada yang umurnya baru 7 tahun! Miris banget kan?

Hasan cerita, dia pernah denger keluhan dari salah satu santri asal Maluku yang pengen pulang. Tapi waktu itu dia nggak nanya lebih jauh.

Halaman:

Tags

Terkini