Perkuat Budaya Akademik dan Literasi Islam, MUI Kota Probolinggo Pelopori Launching Jurnal Ilmiah Hingga MoU 7 Perguruan Tinggi

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:54 WIB

PROBOLINGGO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo mempertegas peran strategisnya dalam membangun budaya akademik dan tradisi literasi ilmiah keislaman. Komitmen ini diwujudkan melalui Launching Jurnal MUI Kota Probolinggo, Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tujuh perguruan tinggi, serta Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah di Kantor KPU Kota Probolinggo, Sabtu (15/8/2026).

Pemerintah Kota Probolinggo memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaborasi antara ulama, umara (pemerintah), dan akademisi tersebut.

"Pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan pembangunan intelektual, moral, dan spiritual. Sinergi ini mempertemukan kekuatan keagamaan, kebijakan publik, dan inovasi ilmu pengetahuan," ujar Asisten Perekonomian Pemkot Probolinggo, Ir. Aries Santoso, M.M., membacakan sambutan Wali Kota Probolinggo.

Jurnal Ilmiah MUI: Wadah Diskusi dan Solusi Isu Kemasyarakatan

Peluncuran Jurnal MUI Kota Probolinggo diproyeksikan menjadi pilar penguat kajian Islam yang obyektif, ilmiah, dan kontekstual di daerah.

Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Kota Probolinggo, Dr. KH. Hefny Razaq, M.Pd., menekankan bahwa jurnal ini hadir sebagai ruang pengujian gagasan dan jawaban atas tantangan sosial:

  • Fokus Kajian: Menghadirkan riset solutif terkait isu pendidikan, ekonomi syariah, ketahanan keluarga, literasi media digital, lingkungan, hingga moderasi beragama.

  • Transformasi Sosial: Mengubah khazanah keislaman dari sekadar diskusi ruang kajian menjadi kekuatan nyata untuk kemaslahatan masyarakat.

Kerja Sama dengan 7 Kampus dan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah

Guna menjamin keberlanjutan tradisi ilmiah, MUI Kota Probolinggo menandatangani MoU bersama tujuh perguruan tinggi, yakni UNUJA, UPM, IAD, ITBKES Jawa Timur, AMIK Taruna Leces, STIA Bayuangga, dan STAIRO.

Ketua Umum MUI Kota Probolinggo, Prof. Dr. KH. M. Sulthon, MA., berharap penandatanganan ini ditindaklanjuti dengan program konkret seperti penelitian bersama, pengabdian masyarakat, dan penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis riset.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi dosen dan mahasiswa dengan narasumber utama Guru Besar UNUJA Paiton, Prof. Dr. KH. Hasan Baharun.

"Ilmu harus memberikan pencerahan, penelitian harus menghasilkan solusi, dan karya ilmiah harus memberikan kontribusi bagi kemajuan peradaban," tegas Prof. Hasan Baharun.

Melalui kolaborasi ini, MUI Kota Probolinggo bersama insan akademis berkomitmen membentengi masyarakat dari ancaman hoaks, disinformasi, dan polarisasi digital dengan membangun masyarakat yang religius, kritis, serta literat.***

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X