Dugaan Perundungan Dokter di Manado: Kemenkes Turunkan Tim Investigasi hingga Penghentian PPDS Anestesi Unsrat

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Selasa, 7 Juli 2026 | 16:00 WIB
Dugaan Perundungan Dokter di Manado: Kemenkes Turunkan Tim Investigasi hingga Penghentian PPDS Anestesi Unsrat
Dugaan Perundungan Dokter di Manado: Kemenkes Turunkan Tim Investigasi hingga Penghentian PPDS Anestesi Unsrat

Kronologi Meninggalnya Dokter Adrian Rantung

Beredar di media sosial bahwa dokter Adrian di ditemukan oleh temannya di kos dalam keadaan tak bernyawa.

“Telah berpulang dr Adrian Rantung PPDS Anestesi Univ Sam Ratulangi Manado (RS Prof Dr Kandou). Ditemukan berpulang dengan kondisi (diduga) s*ic*de saat jadwal jaga Almarhum,” tulisnya dalam unggahan akun Threads @radietyaalvarabie, dikutip pada Selasa, 7 Juli 2026.

Menurut kronologi yang beredar dari tangkapan layar pesan DM Instagram, dokter Adrian mengalami tekanan berat dan absen saat jadwal jaga.

“Jadi, kejadiannya beliau semestinya jaga Minggu pagi ini, namun karena enggak datang, dicek ke kosannya. Diketok enggak dibukain, ternyata udah enggak bernyawa,” tulis pesan dari pengirim dalam DM tersebut.

“Katanya yang menemukan sesama PPDS, karena menurut info, almarhum PPDS semester awal, jadi tekanan pasti berat,” tambahnya.

Kemenkes sendiri juga mengungkapkan belasungkawa atas meninggalnya dokter Adrian dalam sebuah unggahan di Instagram.

“Beristirahatlah dalam damai, dr. Adrian Rantung. Semangat, pengabdian, dan jejak kebaikanmu akan selalu dikenang oleh keluarga, sejawat, dan pasien-pasienmu. Doa terbaik kami menyertai kepulanganmu,” dikutip dari unggahan akun Instagram @kemenkes_ri.
***

Halaman:

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X