Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol: Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Geng Motor

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Rabu, 29 Juli 2026 | 16:40 WIB
Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol: Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Geng Motor
Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol: Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Geng Motor

VoxYouths.com - PURWAKARTA – Polisi masih terus menyelidiki kasus kematian Sumarna, petugas keamanan Waduk Jatiluhur yang ditemukan tewas mengapung dengan tangan terborgol. Saat ini, kepolisian turut mendalami isu yang viral di media sosial terkait dugaan keterlibatan kelompok geng motor.

Di media sosial, marak unggahan yang mengaitkan kematian korban dengan geng motor, bahkan menyertakan foto wajah sejumlah pria yang diduga terlibat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah memantau dinamika di media sosial tersebut. Kendati demikian, polisi tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dulu ya, sebelum bukti permulaannya cukup kuat untuk memasukkan yang bersangkutan sebagai tersangka atau tidak,” tegas Hendra di Polda Jabar, Senin (27/7/2026).

Isu Cekcok dan Vandalisme Coretan 'RPM' - 'GBR'

Spekulasi keterlibatan geng motor makin menguat setelah beredarnya foto aksi vandalisme bertuliskan inisial kelompok ‘RPM’ dan ‘GBR’ di sekitar tanggul waduk. Berdasarkan narasi yang beredar, korban sempat terlibat cekcok dengan anggota geng motor tersebut akibat coretan itu.

Namun, kabar mengenai perselisihan tersebut diluruskan oleh Kepala Desa setempat saat berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kades menjelaskan bahwa Sumarna memang sempat menegur pemuda setempat terkait coretan tembok, tetapi tidak ada bentrok atau keributan yang terjadi.

“Almarhum pesan, 'Tolong lah kalau ada yang merasa mencoret ini, dihapus aja.' Tidak berkonflik, beliau hanya menanyakan itu dan tidak ada keributan,” jelas Kades, dikutip dari saluran YouTube Dedi Mulyadi, Rabu (29/7/2026).

Kronologi Penemuan Jenazah

Jasad Sumarna pertama kali ditemukan mengapung di kawasan perairan Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026). Saat dievakuasi, korban masih mengenakan seragam satpam lengkap dengan posisi kedua tangan terikat borgol.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, penyidik kepolisian telah memeriksa 15 orang saksi—termasuk rekan kerja korban—serta mengumpulkan barang bukti dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.***

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X