news

Kronologi Iwan Lukminto Ditangkap: Skandal Kredit Triliunan yang Membuat Sritex Bangkrut

Kamis, 22 Mei 2025 | 10:22 WIB
Kejagung menangkap Iwan Lukminto, bos PT Sritex terkait korupsi penyaluran kredit bank. (Instagram/halo.sritex)

Dugaan Korupsi Kredit Bank Triliunan Rupiah

Inti permasalahan Iwan Lukminto ini adalah dugaan korupsi dalam pemberian kredit bank untuk PT Sritex.

Dan nominalnya gak main-main lho, hampir Rp 3,6 triliun! Angka yang fantastis banget buat ukuran kredit perusahaan.

"Nilainya hampir sekitar Rp3,6 T ya itu dari beberapa bank, tapi informasinya bahwa yang bersangkutan menerima pencairan kredit dari bank-bank swasta, tapi yang kita tangani ada 4 bank," jelas Harli.

Iwan diduga terlibat dalam skema pemberian kredit yang bermasalah dari beberapa bank swasta.

Kejagung sendiri fokus menangani kasus dari 4 bank aja, padahal sebenernya ada lebih banyak bank yang kasih kredit ke Sritex.

Penyidik Kejagung butuh waktu buat pemeriksaan yang lebih mendalam terkait status Iwan selanjutnya.

Ini wajar sih, mengingat kasusnya kompleks dan melibatkan nominal yang gede banget.

Baca Juga: Sritex Tutup Total, Segini Aset yang Akan Diambil Alih Oleh Kurator

Sritex: Dari Jaya hingga Pailit

Untuk memahami kasus ini, kita perlu flashback dikit tentang perjalanan Sritex.

PT Sri Rejeki Isman Tbk dulunya adalah salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia.

Produk-produknya bahkan diekspor ke berbagai negara.

Tapi sayangnya, nasib Sritex berubah drastis.

Perusahaan ini dinyatakan pailit sejak 21 Oktober 2024 dan resmi tutup per 1 Maret 2025.

Dari perusahaan yang dulunya jaya, tiba-tiba harus gulung tikar.

Setelah dinyatakan pailit tahun lalu, kepolisian dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal sempat mengusut adanya dugaan penyelewengan penyaluran kredit ke Sritex.

Halaman:

Tags

Terkini