Heboh! Program MBG Sebabkan Keracunan Massal, Kepala BGN: Bukan Karena Pengiritan Dana

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Kamis, 15 Mei 2025 | 21:34 WIB
Potret relawan SPPG saat menyiapkan menu makanan MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)
Potret relawan SPPG saat menyiapkan menu makanan MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Belakangan ini, lagi rame banget nih kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.

Yang paling menghebohkan baru-baru ini terjadi di Kota Bogor, di mana ratusan siswa jadi korban!

223 siswa di Bogor mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG.

Kasusnya sampai bikin Wali Kota Bogor mengambil langkah serius dengan menetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Keracunan ini terjadi dalam rentang waktu pembagian MBG pada 6-9 Mei 2025.

Program ini dijalankan oleh SPPG Bina Insani sebagai penyelenggara.

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, ternyata ditemukan bakteri E. coli pada telur ceplok.

Sementara pada tumis toge dan tahu terindikasi mengandung Salmonella. Duh, bahaya banget kan?

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Bill Gates Tinjau Program MBG, Langsung Dapat Pujian!

Kepala BGN Tegaskan Tidak Ada Pengiritan Dana

Menanggapi kasus-kasus keracunan yang terjadi, Kepala Badan Pangan Nasional (BGN) Dadan Hindayana langsung angkat bicara.

Dia menegaskan kalau kasus keracunan ini sama sekali nggak ada hubungannya dengan pengiritan anggaran untuk kualitas makanan.

Hal ini disampaikan Dadan Hindayana dalam konferensi pers di gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, pada Rabu, 14 Mei 2025.

"Apakah penyebab keracunan karena ada aspek di mana kualitas makanan diirit segala macam, itu nggak ada," ujarnya.

 

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: Youtube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X