FIRAS Dorong Dr. Frits Pangemanan Jadi Dubes RI untuk Filipina: 20 Tahun Berkiprah dan Berjejaring di Manila

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:54 WIB

VoxYouths.com - MANADO – Forum Inspirasi Rakyat Sulut (FIRAS) mendorong pemerintah pusat mempertimbangkan putra terbaik Sulawesi Utara untuk mengisi posisi strategis di kancah diplomasi internasional. FIRAS secara resmi mengusulkan nama akademisi dan ilmuwan Dr. Frits Herman Pangemanan, M.Sc., Ph.D., sebagai calon Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Filipina.

Koordinator FIRAS, Ramon Wowor, menyatakan bahwa pengusulan ini didasarkan pada rekam jejak, kapasitas intelektual, serta pengalaman Frits yang telah lebih dari 20 tahun menetap dan beraktivitas di Manila, Filipina.

"Dengan pengalaman akademik dan jejaring luas yang dimiliki di Filipina, kami menilai Dr. Frits Pangemanan sangat layak dipertimbangkan sebagai calon Dubes RI untuk Filipina," tegas Ramon, Sabtu (15/8/2026).

Profil dan Rekam Jejak Frits Pangemanan

Frits Pangemanan memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman internasional yang teruji di bidang jurnalistik, akademik, dan kepenulisan:

  • Pengalaman Media & Akademis: Pernah menjadi jurnalis The Jakarta Post selama lima tahun sebelum menempuh pendidikan hingga meraih satu gelar magister dan dua gelar doktor dari perguruan tinggi di Manila.

  • Karya Ilmiah: Aktif sebagai dosen, peneliti, dan penulis yang telah menghasilkan sekitar 20 buku berbahasa Inggris serta berbagai karya ilmiah internasional.

  • Pengakuan Tokoh: Kiprah Frits di Manila sebelumnya sempat mendapat apresiasi langsung dari almarhum Dr. Sinyo Harry Sarundajang saat menjabat sebagai Dubes RI untuk Filipina.

Dukungan Tokoh Pers, Adat, dan Aktivis Sulut

Pengusulan Frits Pangemanan mendapat gelombang dukungan dari berbagai elemen tokoh masyarakat di Sulawesi Utara:

  1. Tokoh Pers Sulut (Drs. Voucke Lontaan): Menilai pengalaman puluhan tahun Frits di Manila menjadi modal krusial dalam menjalankan fungsi-fungsi diplomasi negara.

  2. Tonaas Brigade Manguni (Drs. Tenny Rumbayan): Menggarisbawahi keunggulan Frits yang memiliki hubungan erat dengan berbagai strata sosial masyarakat Filipina.

  3. NCW & Perhamlih Sulut (David Siar): Berharap sosok ilmuwan asal Sulut dapat diikutsertakan dalam uji kelayakan dan patut (fit and proper test) di Kementerian Luar Negeri, sekaligus membuka peluang akses beasiswa bagi mahasiswa Sulut di Filipina.

FIRAS berharap aspirasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Luar Negeri dalam proses penentuan calon Duta Besar Indonesia.***

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X