Mengenal Siklon Tropis: Si Badai Raksasa yang Bisa Bertahan 18 Hari, Begini Faktanya!

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Minggu, 2 Februari 2025 | 19:16 WIB
Ilustrasi siklon tropis, sebuah fenomena alam yang ekstrem (pexels.com/@pixabay)
Ilustrasi siklon tropis, sebuah fenomena alam yang ekstrem (pexels.com/@pixabay)

Ukuran matanya bisa beda-beda, mulai dari 10 sampai 100 kilometer.

Nah, mata ini dikelilingi sama yang namanya 'dinding mata' - area berbentuk cincin yang tebelnya bisa sampe 16 kilometer.

Di dinding mata inilah angin paling kenceng dan hujan paling deres!

Berapa Lama Siklon Tropis Terjadi?

Siklon tropis ini punya masa hidup antara 3 sampai 18 hari.

Karena energi badai ini berasal dari lautan hangat, maka begitu siklon tropis masuk ke perairan yang lebih dingin atau menyentuh daratan, kekuatannya akan melemah dan akhirnya menghilang.

Yang bikin siklon tropis ditakuti itu kecepatan anginnya.

Kecepatan angin maksimum dalam siklon tropis dihitung berdasarkan rata-rata kecepatan angin permukaan selama 10 menit.

Angin paling kencang biasanya ditemukan di dekat pusat badai, terutama di area dinding mata siklon.

Seberapa Besar Siklon Tropis Bisa Tumbuh?

Ukuran siklon tropis tuh bervariasi banget!

Ada siklon kecil seperti Cyclone Tracy tahun 1977 yang cuma 50 kilometer.

Ada juga siklon raksasa seperti Typhoon Tip tahun 1979 yang diameternya nyampe 1.100 kilometer!

Di beberapa tempat, siklon tropis punya nama yang berbeda.

Di Samudra Pasifik Barat dipanggil "badai tropis", "typhoon", atau "topan".

Di sekitar India atau Australia dipanggil "siklon" atau "cyclone" dan di Samudra Atlantik namanya "hurricane".

Baca Juga: Cuaca Super Ekstrim di 2025: Setelah Salju Pertama, Arab Saudi Kini Dikepung Banjir

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: BMKG

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X