HMPV Nggak Bisa Diobati? Jangan Panik! Ini Fakta Lengkap Virus HMPV yang Incar Anak-anak

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Rabu, 8 Januari 2025 | 16:22 WIB
Ilustrasi seorang anak menggunakan masker. (Ummu Habibah (VoxYouths.Com))
Ilustrasi seorang anak menggunakan masker. (Ummu Habibah (VoxYouths.Com))

VoxYouths.Com - VoxYours, ada info penting nih yang perlu kalian tau. Pemerintah Indonesia baru aja konfirmasi kalau virus HMPV udah masuk ke Indonesia dan yang bikin was-was, kebanyakan yang kena tuh anak-anak!

Tapi tenang dulu! Menkes Budi Gunadi Sadikin bilang kita nggak perlu panik. Kenapa? Soalnya HMPV ini bukan virus baru kok.

"HMPV udah lama ada di Indonesia. Kemarin aja pas saya ngecek data di beberapa lab, emang ada beberapa anak yang kena HMPV," gitu kata Pak Menkes di Jakarta, 6 Januari 2025.

Baca Juga: Virus HMPV Muncul di Indonesia, Anak-anak Jadi Sasaran Utama! Ini Fakta Lengkapnya

Nah, yang penting nih, HMPV beda sama COVID-19 ya VoxYours! COVID-19 kan virus baru, sedangkan HMPV tuh virus lama yang sifatnya mirip flu biasa.

Yang bikin lega, sistem imun kita udah kenal sama virus ini dari dulu, jadi tubuh kita udah tau cara ngadepin dia. FYI, virus ini udah ada sejak 2001 dan nyebar ke seluruh dunia tanpa bikin masalah besar.

Berdasarkan info dari Cleveland Clinic nih, sekitar 10-12% penyakit saluran pernapasan pada anak-anak disebabkan sama HMPV.

Kebanyakan kasusnya ringan sih, tapi ada sekitar 5-16% anak-anak yang bisa kena infeksi saluran pernapasan bagian bawah kayak pneumonia.

Baca Juga: Menu Spesial hingga Ikan Kaleng: Intip Program Makan Gratis Sekolah di Berbagai Daerah

Yang perlu diperhatiin, HMPV biasanya bikin gejala mirip flu biasa. Tapi pas pertama kali kena, bisa aja gejalanya parah. Makanya anak-anak lebih berisiko sakit parah karena mereka baru pertama kali ketemu virus ini.

Setelah infeksi pertama, tubuh bakal punya imunitas, jadi kalo kena lagi biasanya cuma gejala ringan aja. Oh iya, orang dewasa di atas 65 tahun yang punya masalah pernapasan atau sistem imun lemah juga bisa kena parah.

Gejalanya apa aja sih? Ada batuk, demam, hidung meler atau mampet, sakit tenggorokan, sesak napas, napas bunyi kayak ngik-ngik (wheezing), sama ruam di kulit.

Penyebabnya? Ya virus itu sendiri, yang masuk dalam kelompok yang sama dengan virus RSV, campak, sama gondongan.

Baca Juga: Waspada Virus West Nile: Ancaman Nyamuk Membawa Penyakit Mematikan

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: kemkes.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X