Waspada Virus West Nile: Ancaman Nyamuk Membawa Penyakit Mematikan

Photo Author
Mira Aryanti, Vox Youths
- Jumat, 5 Juli 2024 | 10:13 WIB
Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian. (Live Science)
Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian. (Live Science)


VoxYouths.com - Virus West Nile (WNV) kembali menjadi sorotan setelah kasusnya melonjak di berbagai negara, termasuk Israel.

Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi dan dapat menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian.

West Nile Virus (WNV) adalah anggota genus flavivirus dan milik kompleks antigenik ensefalitis Jepang dari keluarga Flaviviridae.

Virus ini pertama kali diidentifikasi di distrik West Nile Uganda pada tahun 1937 dan telah menyebar ke berbagai wilayah di dunia, termasuk Afrika, Eropa, Timur Tengah, Amerika Utara dan Asia Barat

Penularan WNV primarily terjadi melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi, terutama dari genus Culex.

Nyamuk ini mendapatkan virus dari hewan yang terinfeksi, seperti burung liar.

Baca Juga: Ketua KPU Dipecat Karena Tindakan Asusila, Ternyata Ini Bukan yang Pertama kali!

Bahaya Virus West Nile Menyebabkan Kematian 

  • Virus West Nile dapat menyebabkan penyakit neurologis yang fatal pada manusia.
  • Namun, sekitar 80% orang yang terinfeksi tidak akan menunjukkan gejala apa pun.
  • Virus West Nile terutama ditularkan ke orang-orang melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.
  • Virus ini dapat menyebabkan penyakit parah dan kematian pada kuda.
  • Vaksin tersedia untuk digunakan pada kuda tetapi belum tersedia untuk manusia.
  • Burung adalah inang alami virus West Nile.

Gejala Infeksi Virus West Nile

Sebagian besar orang yang terinfeksi WNV tidak menunjukkan gejala. Namun, sekitar 20% orang akan mengalami gejala ringan seperti:

Demam
Sakit kepala
Nyeri otot
Kelelahan
Ruam kulit


Pada kasus yang lebih parah, WNV dapat menyebabkan meningitis, ensefalitis, atau bahkan kematian.

Orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah termasuk orang tua, orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, dan ibu hamil.

Halaman:

Editor: Mira Aryanti

Sumber: World Health Organization

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X