Siap-siap! STNK Model Baru 2025 Bakal Ada Tambahan Kolom Pajak, Ini yang Perlu Kamu Tau

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Minggu, 5 Januari 2025 | 16:31 WIB
Ilustrasi pajak STNK. (Ummu Habibah (VoxYouths.Com))
Ilustrasi pajak STNK. (Ummu Habibah (VoxYouths.Com))

VoxYouths.Com - VoxYours! Mulai awal tahun 2025 nih, STNK bakal tampil beda. Kenapa? Soalnya pemerintah nambahin dua jenis pajak baru yang namanya opsen pajak.

Nah, pajak ini bakal nempel di PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sama BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor).

Jadi ceritanya, pemda yang ngusulin perubahan ini. Makanya nanti STNK bakal punya dua kolom baru buat nyatet berapa opsen PKB sama opsen BBNKB yang mesti dibayar.

Baca Juga: Heboh! 3 Petinggi Dinas Kebudayaan DKI Tersandung Kasus Korupsi Rp150 Miliar

Ini semua udah diatur di UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemda.

Dulu kan di SKKP (Surat Ketetapan Kewajiban Pembayaran) cuma ada BBNKB, PKB, SWDKLLJJ, plus biaya administrasi STNK sama TNKB.

Nah sekarang ditambah opsen BBNKB sama opsen PKB. Lumayan nambah panjang ya daftar yang harus dibayar!

Yang bikin deg-degan, opsen pajak ini wajib dibayar bareng sama pajak kendaraan bermotor. Duitnya bakal masuk ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) masing-masing provinsi sama kabupaten/kota.

Baca Juga: Diskon Gede-gedean! PLN Kasih Potongan 50% di Awal 2025, Ini Cara Pinter Maksimalin Diskonnya

Bank yang handle pembayaran bakal bagi-bagi duitnya: PKB sama BBNKB masuk ke RKUD provinsi, sementara biaya administrasi STNK/TNKB yang masuk kategori PNBP nyasar ke RKUN (Rekening Kas Umum Negara).

Kapan mulainya? Mark your calendar! Tanggal 5 Januari 2025, opsen pajak ini bakal berlaku serentak. Besarannya?

Nah, menurut UU RI No. 1 Tahun 2022 Pasal 83, tarif opsen PKB sama BBNKB ditetapin 66 persen dari pajak yang harus dibayar.

Ini angka tetap ya, cara ngitungnya tinggal kaliin aja 66 persen sama besaran pajak yang mesti dibayar.

Baca Juga: Cara Cek Pengumuman Kuota SNBP 2025: Ayo Cek Peluangmu ke PTN!

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X