Tapi ada kabar baiknya nih! Buat nebus tambahan opsen ini, tarif pajak induknya bakal diturunin. PKB buat kendaraan pertama maksimal cuma 1,2 persen, kalo pajak progresif maksimal 6 persen. Sementara BBNKB dibatesin maksimal 12 persen.
Emang sih tujuannya buat ningkatin pendapatan daerah, tapi ya gitu... bakal bikin kita semua mesti siap-siap siapin budget lebih buat bayar pajak kendaraan. Soalnya opsen pajaknya tetep 66 persen, nggak bisa ditawar!
Pembayarannya sendiri bakal dibagi-bagi: ada yang masuk RKUD, ada yang masuk RKUN, tergantung jenis pembayarannya apa.
Jadi, mulai sekarang mending pada nabung ya VoxYours! Soalnya mulai 5 Januari 2025 nanti, bayar pajak kendaraan bakal lebih 'mantap' dari biasanya.
Yang penting kita paham dulu nih perubahan-perubahannya biar nggak kaget pas waktunya bayar.***
Artikel Terkait
Jangan Panik! Ini Daftar Lengkap Barang yang Kena PPN 12% dan yang Gratis PPN
Rob Kepung 13 Wilayah Jakarta, Pj Gubernur Soroti Proyek Tanggul 39 KM yang Masih Mangkrak Sejak Era Ahok
Panas! PDIP vs Gerindra Saling Tuding di Balik Kenaikan PPN 12%, Ada Apa?
Kasus Korupsi PT Timah: Mahfud MD Pertanyakan Vonis Harvey, Lebih Ringan Dari Rafael Alun?
Vonis 6,5 Tahun Harvey Moeis Dinilai Terlalu Ringan untuk Kerugian Rp300 Triliun, Prabowo Minta Jaksa Banding ke 50 Tahun