Terseret Ombak Pantai Pulau Bogisa, Mahasiswi Pascasarjana UNG Tewas Meski Sempat Ditolong WN Jerman

Photo Author
Raihan Maheswara, Vox Youths
- Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:49 WIB
Terseret Ombak Pantai Pulau Bogisa, Mahasiswi Pascasarjana UNG Tewas Meski Sempat Ditolong WN Jerman
Terseret Ombak Pantai Pulau Bogisa, Mahasiswi Pascasarjana UNG Tewas Meski Sempat Ditolong WN Jerman

VoxYouths.com - GORONTALO UTARA – Insiden duka menimpa seorang mahasiswi Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berinisial RH (25). Korban meninggal dunia akibat terseret ombak saat berenang di Pantai Pulau Bogisa, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.

Komandan Pos SAR Kwandang Gorontalo Utara, Alan Hasania, mengonfirmasi insiden yang sempat melibatkan pertolongan dari wisatawan mancanegara tersebut.

"Kejadiannya di pantai Pulau Bogisa, Gorontalo Utara. Korban perempuan meninggal dunia," ujar Alan dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Kronologi Kejadian: 5 Orang Terseret Arus Susulan

Berdasarkan data Pos SAR Kwandang, peristiwa bermula ketika rombongan yang terdiri dari 7 orang beraktivitas mandi di tepian pantai.

  • Sesi Berenang Pertama: Rombongan sempat menyelesaikannya dan naik ke daratan untuk sarapan.

  • Sesi Berenang Kedua: Usai makan, 5 orang kembali turun ke laut untuk mandi-mandi.

  • Terseret Ombak: Secara mendadak, hantaman ombak dan derasnya arus menyeret kelima orang tersebut hingga tenggelam.

Sempat Mendapat Pertolongan RJP dari WNA Jerman

Melihat kejadian tersebut, perahu taksi yang kebetulan melintas di sekitar lokasi langsung bergerak cepat mengevakuasi kelima korban menuju tepi pantai.

Saat tiba di darat, dua wisatawan asal Jerman yang berada di lokasi bergegas memberikan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada RH yang sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

"Namun korban tetap tidak memberikan respons. Petugas pantai kemudian menghubungi tim SAR untuk evakuasi medis lanjutan," jelas Alan.

Jenazah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Tim SAR gabungan yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat. Niat medis menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum sempat mendapat perawatan intensif.

Jenazah korban kini telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di kampung halamannya di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.***

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X