lifestyle

Puasa Qadha Boleh Digabung dengan Puasa Arafah dan Tarwiyah? Ini Jawaban dan Niatnya!

Senin, 2 Juni 2025 | 09:30 WIB
Tata cara dan niat puasa qadha, Tarwiyah, dan Arafah yang bisa digabung. (unsplash.com/@masjidmaba)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Udah masuk bulan Dzulhijjah tapi masih punya utang puasa Ramadhan?

Tenang aja, kamu bisa melaksanakan puasa qadha untuk mengganti utang puasa Ramadhan di bulan Dzulhijjah ini.

Hukum Islam mewajibkan kita mengganti utang puasa ini secepatnya sebelum Ramadhan berikutnya tiba.

Kamu juga bisa lho melaksanakan puasa qadha bersamaan dengan puasa sebelum Idul Adha.

Yuk simak hukum dan niat puasa qadha selengkapnya!

Hukum Menggabung Puasa Qadha dengan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Memangnya boleh menggabung puasa qadha dengan puasa sunnah seperti Tarwiyah dan Arafah?

Dilansir dari NU Online, niat qadha puasa Ramadhan yang digabung dengan puasa Tarwiyah dan Arafah itu tetap sah.

Pernyataan ini didasarkan pada hadits berikut:

صَامَ فِي يَوْمِ عَرَفَة مَثَلًا قَضَاء أَوْ نَذْرًا، أَوْ كَفَّارَة ; وَنَوَى مَعَهُ الصَّوْم عَنْ عَرَفَة، فَأَفْتَى الْبَارِزِيُّ بِالصِّحَّةِ، وَالْحُصُولِ عَنْهُمَا،

Artinya: Berpuasa di hari Arafah seperti puasa Qadha, Nadzar, atau Kafarat, dan berniat puasa Sunnah Arafah, maka Imam Al-Barizi menyatakan sah dan mendapatkan keduanya. (Imam As-Suyuti, Al-Asbah wa Al-Nadzair, {Beirut, Dar El-Kotob: 1983}, halaman 22).

Nah, karena hukumnya boleh dan sah, kamu bisa melaksanakan puasa qadha bersamaan dengan puasa Tarwiyah dan Arafah.

Baca Juga: Idul Adha 2025 Tanggal Berapa Sih? Jangan Sampai Ketinggalan!

 

 

Halaman:

Tags

Terkini