Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Ada kabar seru nih dari Kemenkes!
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) lagi sibuk mengembangkan teknologi AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan) buat bantu diagnosis dan terapi kanker. Keren kan?
Teknologi AI ini bakal bikin penanganan kanker di Indonesia makin ciamik!
Pihak Kemenkes bilang kalau teknologi yang kita punya ini masih kurang mumpuni untuk urusan pengembangan AI.
Makanya, Kemenkes gandeng Perthera, perusahaan onkologi berbasis AI dari Amerika Serikat.
Partnership ini diharapkan bisa dongkrak kualitas penanganan kanker di Tanah Air.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Farmalkes Kemenkes) Lucia Rizka Andalucia kepada media di Hotel Fairmont, pada Senin, 12 Mei 2025.
"Masing-masing pasien itu mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, masing-masing orang treatment-nya harus sesuai dengan individunya, dengan kondisinya, dengan klinisnya, dengan penyakitnya, kemudian stadiumnya," tuturnya.
Baca Juga: Waspada! Kebiasaan Merokok Bikin Kamu Gampang Kena HMPV, Ini Alasannya!
Manfaat Penerapan Teknologi AI untuk Pasien Kanker
Dengan adanya teknologi AI, diharapkan pasien kanker bisa mendapatkan diagnosis yang akurat dan treatment yang tepat.
Ini dia klaim manfaat yang diharapkan Kemenkes melalui penerapan teknologi AI untuk pasien kanker:
1. Standar Internasional untuk Pasien Kanker Indonesia
Nah, dengan teknologi canggih dan pemanfaatan AI ini, Lucia optimis banget kalau pasien kanker di Indonesia bisa dapet perawatan dengan standar yang sama kayak di negara-negara maju.
2. Biaya Berobat Jadi Lebih Murah
Yang lebih keren lagi, teknologi AI ini ternyata bisa bikin kantong pasien nggak terlalu jebol! Ini bukan cuma omongan doang, lho.
CEO PathGen, dr. Susanti, memberikan pernyataan kalau ada potensi pengurangan biaya yang harus dikeluarkan sama pasien.
Artikel Terkait
Dampak Konsumsi Gula Berlebih: Si Manis Pembunuh Berkedok Mood Booster, Yuk Kenali Bahayanya!
7 Olahraga untuk Melawan Stres: Lawan Penatmu dengan Gerakan!
Flu Berujung Fatal? Bisa Jadi Penyebab Penumonia yang Bikin Barbie Hsu Meninggal Dunia
Mengenal Bahaya Angin Duduk yang Renggut Nyawa Ari Jamasari Pemeran Kang Gobang di Preman Pensiun
Prabowo Larang Pakai Minyak Goreng Berulang Kali untuk MBG, Ini Bahaya yang Mengancam Kesehatan