Lutein bersama karotenoid lain kayak zeaxanthin dan likopen juga dipercaya bisa cegah kerusakan mata akibat diabetes.
Jadi kalau mau jaga kesehatan mata sejak dini, konsumsi ciplukan secara rutin bisa jadi salah satu cara alami yang efektif.
Ciplukan: Dari Buah Liar Jadi Komoditas Mahal
Ironisnya nih, di Indonesia sendiri ciplukan masih sering diabaikan.
Padahal buah ini gampang banget ditemuin, terutama di daerah tropis yang lembap kayak wilayah Sumedang, Jawa Barat.
Tanaman ciplukan sering tumbuh liar di pekarangan rumah, tepi sawah, atau ladang.
Sayangnya, masyarakat kita masih banyak yang nganggep buah ini nggak penting, bahkan sering dibuang gitu aja.
Padahal di luar negeri, golden berry dijual dengan harga yang lumayan tinggi loh!
Orang-orang bule pada doyan banget makan ciplukan sebagai camilan sehat.
Ada yang dicampur ke salad, dijadiin saus, atau diolah jadi selai.
Rasanya manis segar dengan sentuhan tropis yang mirip nanas dan mangga. Pantas aja digemari konsumen mancanegara!
Dengan segudang manfaat yang udah kita bahas tadi, nggak heran kalau sekarang ciplukan naik kelas dari buah liar yang sering diabaikan jadi komoditas ekspor bernilai tinggi.***
Baca Juga: Jangan Rakus! Ini yang Terjadi Kalau Kamu Kebanyakan Makan Daging
Artikel Terkait
10 Jenis Teh Bunga yang Bisa Diminum dan Manfaatnya: Bisa Bikin Kamu Lebih Rileks?
Tips Mengurangi Berat Badan Buat Kamu yang Baru Memulai Diet dan Ingin Hidup Sehat
Cara Membuat Jamu Daun Pepaya: Resep Rahasia Sehat Alami untuk Anak Muda
Dari Tanaman Apakah Beras Shirataki? Ini Dia Tanaman Asalnya dan Proses Pembuatannya!
Apa Bedanya Nasi Porang dan Shirataki? Alternatif Diet Kenyang Gak Bikin Kalap!