Trump Soroti Mangga Dua sebagai 'Pasar Barang Bajakan', Airlangga: Tidak Ada dalam Negosiasi Dagang RI-AS

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Sabtu, 26 April 2025 | 10:03 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, bersama United State Trade Representative (USTR), Jamieson Greer. (instagram.com/airlanggahartarto_official)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, bersama United State Trade Representative (USTR), Jamieson Greer. (instagram.com/airlanggahartarto_official)

Baca Juga: Panas! AS-China Saling Serang Tarif, Trump Ngaku Siap Negosiasi

Fokus Negosiasi Indonesia-AS

Airlangga menjelaskan kalau fokus utama negosiasi Indonesia dengan AS lebih ke penguatan hubungan dagang dan investasi.

Isu sektoral nggak jadi prioritas strategis dalam negosiasi dagang tersebut.

Menko Perekonomian RI juga menyebutkan kalau pemerintah lebih memusatkan perhatian pada pengembangan sektor industri nasional dengan mendorong inovasi teknologi.

Nggak cuma itu, perhatian pembahasan negosiasi juga mencakup hal-hal lain, seperti:

  • Energi ramah lingkungan
  • Penguatan SDM
  • Akses pasar internasional

Airlangga menilai, perluasan akses pasar menjadi salsah satu hal penting saat ini.

Terlebih karena Indonesia baru saja masuk menjadi anggota BRICS, yang dinilai sebagai peluang akses pasar baru.

"Ini perubahan yang cukup mendasar. Tentu Indonesia baru masuk BRICS dan ini jadi akses pasar baru," tuturnya.

"Dan juga aksesi Indonesia dalam CPTPP ini juga akan buka pasar baru, baik bagi UK, Meksiko, dan beberapa negara Amerika Latin lain," lanjutnya.

Meskipun AS menyoroti Mangga Dua sebagai 'pasar barang bajakan', pemerintah Indonesia tetap fokus pada peluang lain yang lebih besar.

Indonesia juga condong pada langkah strategi dalam hubungan dagangnya dengan AS serta ekspansi ke pasar-pasar baru melalui keanggotaan di organisasi ekonomi internasional seperti BRICS dan CPTPP.***

Baca Juga: Siasat Indonesia Hadapi Tarif AS 32%, Bahlil: Kita Switch Impor BBM ke Amerika

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: ustr.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X