Trump Soroti Mangga Dua sebagai 'Pasar Barang Bajakan', Airlangga: Tidak Ada dalam Negosiasi Dagang RI-AS

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Sabtu, 26 April 2025 | 10:03 WIB
Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, bersama United State Trade Representative (USTR), Jamieson Greer. (instagram.com/airlanggahartarto_official)
Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, bersama United State Trade Representative (USTR), Jamieson Greer. (instagram.com/airlanggahartarto_official)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Baru-baru ini, Pasar Mangga Dua dituding jadi 'pasar barang bajakan'.

Isu itu mulai tersebar setelah laporan perdagangan terbaru Amerika Serikat tersebar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, angkat suara terkait isu ini.

Ia menegaskan kalau isu Mangga Dua jadi 'pasar barang bajakan' nggak akan masuk dalam agenda negosiasi dagang bilateral Indonesia-AS.

Mangga Dua Masuk Daftar Hitam AS?

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menuangkan kebijakan di National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers 2025.

Dalam laporan tersebut, AS menyoroti keberadaan Pasar Mangga Dua di Jakarta sebagai pusat peredaran barang bajakan dan palsu.

AS bahkan menempatkan Pasar Mangga Dua dalam daftar pasar dengan pelanggaran kekayaan intelektual yang serius.

Terbaru nih, Airlangga mengungkap kalau isu tersebut nggak jadi bagian dari diskusi teknis yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan para pejabat tinggi AS.

Menurut Menko Perekonomian RI ini, pembahasan dalam agenda negosiasi dagang bilateral Indonesia-AS itu nggak ada detail intinya soal Mangga Dua.

Hal ini disampaikan Airlangga saat konferensi pers secara virtual yang tayang pada Jumat, 25 April 2025.

"Tidak ada pembahasan soal Mangga Dua, jadi ini tidak ada detail inti. Jadi ini pertanyaan yang ramai, ini variasinya banyak kayak bahan bimbel," jelasnya.

 

Baca Juga: QRIS dan GPN Jadi Sorotan Trump, Airlangga Tegaskan Indonesia Terbuka untuk Operator Global

 

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: ustr.gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X