Pukulan Telak untuk Tesla: Elon Musk Gagal Melobi Trump Soal Tarif Impor

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 11 April 2025 | 09:40 WIB
Elon Musk Minta Donald Trump Batalkan Tarif Impor. ((x.com/X_BEBEcommunity))
Elon Musk Minta Donald Trump Batalkan Tarif Impor. ((x.com/X_BEBEcommunity))

VoxYouths.Com - Waduh, VoxYours! Ada drama baru nih di dunia otomotif Amerika. Donald Trump bikin kebijakan tarif impor baru yang bikin geger sektor industri, terutama industri mobil.

Nah, yang paling kena imbasnya siapa? Yup, Tesla!

Gak tanggung-tanggung, Elon Musk sang bos besar Tesla yang sekarang juga jadi anggota kabinet Trump di DOGE (Department of Government Efficiency), sampai turun tangan langsung buat minta Trump batalin kebijakan ini. Tapi kayaknya Trump gak mempan sama rayuan Musk nih, VoxYours.

Baca Juga: Trump 'Balas Dendam': Australia Kena Tarif 10% Gara-gara Tolak Daging Babi dari AS

Kabar ini pertama kali dibocorkan sama Washington Post yang ngutip dari CNN pada Rabu, 9 April 2025.

Katanya, "CEO Tesla Elon Musk udah coba ngobrol langsung sama Trump weekend kemarin, tapi tetep aja gak berhasil bikin dia berubah pikiran soal tarif ini."

Sampai sekarang, baik Gedung Putih maupun Musk masih belum mau ngomong apa-apa soal ini. Tapi sebelumnya, Musk udah sempet curhat di X (yang dulu kita kenal sebagai Twitter) lho.

Baca Juga: OCBC Gelar RUPST 2025: Inovasi Digital dan Keberlanjutan Jadi Fokus Utama

Dia bilang, "Penting banget buat diingat nih, Tesla NGGAK baik-baik aja. Tarif ini dampaknya gede banget ke kita."

Sejak Musk gabung ke pemerintahan Trump, nasib Tesla makin gak karuan. Bukan cuma bisnisnya yang anjlok, tapi produk-produk Tesla juga jadi sasaran vandalisme dari orang-orang yang gak setuju sama pilihan politik Musk. Duh!

Yang bikin situasi makin runyam, data dari Counterpoint Research nunjukin kalau Tesla sekarang kalah telak sama BYD dalam pengiriman mobil listrik.

Baca Juga: OJK Buka-bukaan Soal Rencana Bank Emas di Indonesia: Revolusi Investasi, Kejutan dari Pegadaian?

Di kuartal pertama 2025, BYD berhasil ngirim 416.388 unit, jauh banget dibanding Tesla yang cuma bisa ngirim 336.681 unit. Lumayan jauh ya, VoxYours?

Masalahnya makin kompleks karena Tesla sekarang harus hadapi tiga masalah sekaligus: kebijakan tarif yang bikin produksi makin mahal, image yang tercoreng gara-gara politik, dan persaingan yang makin ketat sama kompetitor dari China.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Reuters

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X