VoxYouths.Com - VoxYours, ada kabar gembira nih dari OCBC! Bank yang punya rating AAA[idn] ini baru aja menggelar RUPST 2025 di markas besarnya, OCBC Tower Jakarta.
Yang keren, rapat ini bisa diakses online lewat aplikasi eASY.KSEI, jadi lebih praktis buat para pemegang saham.
Parwati Surjaudaja, sang Presiden Direktur OCBC, nggak bisa nyembunyiin rasa bangganya sama trust yang dikasih sama pemegang saham.
Baca Juga: OJK Buka-bukaan Soal Rencana Bank Emas di Indonesia: Revolusi Investasi, Kejutan dari Pegadaian?
"Kinerja keuangan kita solid banget, jadi makin pede buat hadapi masa depan," ujarnya semangat.
Yang bikin makin keren, OCBC baru aja akuisisi Bank Commonwealth dan langsung merger. Ini bukan cuma nambah size bisnis, tapi juga nempatin OCBC di posisi yang makin mantap di industri perbankan Indonesia.
Ngomongin prestasi, OCBC emang nggak main-main. Mereka konsisten dapet peringkat AAA[idn]/stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia.
Kualitas kreditnya? Jangan ditanya! NPL-nya stabil di 1,6% dan Loan at Risk-nya malah turun 0,4% dibanding tahun lalu.
Nggak heran kalau OCBC udah 7 tahun berturut-turut dinobatin jadi The Bank of the Year-Indonesia sama The Banker, media yang masuk Financial Times Group. Keren banget kan?
Di RUPST ini, ada lima hal penting yang disetujui:
- Laporan tahunan 2024 lengkap dengan laporan Direksi dan Dewan Komisaris
- Penetapan laba bersih yang lumayan gede, Rp4,87 triliun
- Program buyback saham sebanyak 390.000 lembar
- Perubahan susunan pengurus
- Penunjukan auditor buat tahun 2025
Soal teknologi? OCBC makin canggih! Transaksi e-channel naik 58% YoY. Pengguna aktif internet banking dan mobile banking individual naik 20%, sedangkan yang bisnis naik 30%.
Mereka juga nambahin fitur-fitur keren kayak Financial Fitness Check Up Lite, yang bikin nasabah bisa ngecek "score kesehatan finansial" langsung dari HP. Plus, sekarang bisa forex trading dari jam 00:00 sampe 23:30 di hari kerja!
Yang bikin makin asik, OCBC nambah 3 Premium Guest House baru di Bandung, Jakarta, dan Semarang. Total sekarang udah punya 26 PGH di Indonesia.
Artikel Terkait
Inspiratif! Kisah Bos Lippo Group Mochtar Riady Bangun Bisnis Rp33 Triliun, Dulu Jualan Batik?
Kenapa Ikan Koi Mahal Banget? Rahasia di Balik Harga Fantastisnya
Gak Nyangka! Begini Cara Lemonilo Bangkit dari Kegagalan dan Ciptakan Tren Mi Sehat
Cara Beternak Ayam: Panduan Memulai Bisnis atau Kebutuhan Dapur Sendiri
Sritex Tutup Total, Segini Aset yang Akan Diambil Alih Oleh Kurator