Trump Berencana Bubarkan Kementerian Pendidikan AS, Elon Musk Jadi Tangan Kanan

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Jumat, 7 Februari 2025 | 11:03 WIB
Donald Trump akan bubarkan Kementerian Pendidikan AS (instagram.com/realdonaldtrump)
Donald Trump akan bubarkan Kementerian Pendidikan AS (instagram.com/realdonaldtrump)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Kabar mengejutkan datang dari Presiden Donald Trump nih!

Beliau lagi siap-siap mengeluarkan perintah eksekutif yang bisa bikin Kementerian Pendidikan Amerika Serikat bubar.

Rencana ini muncul setelah Trump memutuskan untuk menutup USAID (Badan Pembangunan Internasional AS).

Rupanya, rencana ini bukan isapan jempol belaka lho!

Trump sepertinya serius untuk segera mengeksekusi rencana ini. Yuk kita simak selengkapnya!

Rencana Trump Bubarkan Kementerian Pendidikan AS

Berdasarkan info dari CNN, rencana pembubaran Kementerian Pendidikan AS bakal dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama, Menteri Pendidikan bakal diminta bikin rencana untuk mengurangi jumlah departemen lewat tindakan eksekutif.

Terus, tahap keduanya, Kongres bakal didorong buat bikin undang-undang yang bisa membubarkan Kementerian Pendidikan sepenuhnya.

Tapi ya gitu, mereka yang terlibat sadar banget kalau buat nutup kementerian ini butuh persetujuan Kongres dulu.

Yang bikin heboh, pada tanggal 4 Februari 2025, Trump terang-terangan bilang ke Linda McMahon, Menteri Pendidikan, buat mengundurkan diri.

"Saya mengatakan kepada Linda, 'Linda, saya harap Anda melakukan pekerjaan yang hebat dengan mengeluarkan diri Anda dari pekerjaan Anda.' Saya ingin dia keluar dari pekerjaannya di Kementerian Pendidikan," ujar Trump, dikutip dari CNN.

Baca Juga: Masa Depan Gaza di Tangan Trump? Ini Rencana Besarnya Setelah Bertemu Netanyahu

Sejarah Upaya Pembubaran Kementerian Pendidikan

Sebenernya, ide buat hapus atau gabungin Kementerian Pendidikan sama lembaga federal lain tuh bukan hal baru.

Dulu waktu jadi presiden sebelumnya, Trump pernah ngusulin buat gabungin Kementerian Pendidikan sama Kementerian Ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: CNN, Forbes

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X