Perselingkuhan Suami Fenny Frans, Bos Skincare Makassar: Apa Faktor Penyebab Perselingkuhan Menurut Para Ahli?

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 20:08 WIB
Media sosial dihebohkan dengan kabar perselingkuhan suami Fenny Frans, bos skincare asal Makassar yang dijuluki sultan. Sebenarnya apa penyebab perselingkuhan menurut para ahli? (https://www.pexels.com/@timur-weber/)
Media sosial dihebohkan dengan kabar perselingkuhan suami Fenny Frans, bos skincare asal Makassar yang dijuluki sultan. Sebenarnya apa penyebab perselingkuhan menurut para ahli? (https://www.pexels.com/@timur-weber/)

VoxYouths.Com - Baru-baru ini, jagat media sosial dihebohkan dengan kabar perselingkuhan suami Fenny Frans, pengusaha skincare asal Makassar.


Kabar perselingkuhan suami Fenny Frans ini sontak menjadi perbincangan hangat dan menuai sorotan publik.


Fenny Frans, yang dikenal sebagai pengusaha sukses dan inspiratif, harus menelan pil pahit atas perselingkuhan suami Fenny Frans dengan asisten rumah tangga (ART) di rumahnya sendiri.


Kejadian ini tentu menimbulkan rasa sakit hati dan kekecewaan yang mendalam bagi Fenny Frans.

Baca Juga: Heboh Perselingkuhan Aktor Andrew Andika: Bagaimana Cara Maintenance Relationship Agar Tetap Langgeng?


Apa yang menyebabkan orang berselingkuh?


Perselingkuhan bagaikan pisau bermata dua yang dapat melukai kedua belah pihak dalam hubungan.


Memahami akar permasalahannya dan bagaimana mengatasinya menjadi kunci untuk membangun hubungan yang sehat dan langgeng.


Berikut beberapa faktor penyebab perselingkuhan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya:


1. Kurangnya Komunikasi dan Keintiman Emosional

  • Pasangan merasa hampa dan tidak terhubung secara emosional. Hal ini bisa disebabkan oleh kesibukan, kurangnya waktu berkualitas bersama, atau minimnya percakapan yang mendalam.

  • Kurangnya keintiman fisik dan sentuhan seperti berpegangan tangan, berpelukan, atau berciuman dapat membuat pasangan merasa tidak dicintai dan dihargai.

  • Permasalahan yang tidak terselesaikan terus menerus menumpuk dan menciptakan ketegangan, memicu rasa frustrasi dan ketidakpuasan dalam hubungan.

Contoh: Seorang istri yang sibuk bekerja lembur dan jarang di rumah mungkin merasa diabaikan oleh suaminya. Hal ini dapat membuatnya merasa kesepian dan mencari keintiman emosional dari orang lain.

Baca Juga: 10 Cara Alami Mengurangi Anxiety Menurut Ahli: Bebaskan Diri dari Cemas Berlebihan


2. Kebutuhan yang Tidak Terpenuhi

  • Salah satu pasangan merasa kebutuhannya, baik emosional, seksual, maupun praktis, tidak terpenuhi oleh pasangannya.

  • Kebutuhan emosional seperti rasa dicintai, dihargai, didengarkan, dan didukung mungkin tidak terpenuhi dalam hubungan.

  • Kebutuhan seksual seperti frekuensi dan variasi hubungan seksual yang tidak sesuai harapan dapat menyebabkan frustrasi dan mencari kepuasan dari orang lain.

  • Kebutuhan praktis seperti bantuan mengurus rumah tangga, anak-anak, atau keuangan yang tidak terpenuhi dapat membebani salah satu pihak dan mendorongnya mencari solusi di luar hubungan.

Contoh: Seorang suami yang merasa tidak didukung oleh istrinya dalam usahanya mengembangkan karir mungkin mencari pengakuan dan dukungan dari wanita lain.


3. Ketidakpuasan Diri

  • Masalah harga diri rendah dan rasa tidak aman dapat mendorong seseorang mencari validasi dan rasa cinta dari orang lain melalui perselingkuhan.

  • Kebutuhan untuk merasa diinginkan dan menarik dapat membuat seseorang tergoda untuk berselingkuh demi meningkatkan rasa percaya diri.

  • Krisis identitas atau ketidakpastian tentang masa depan hubungan dapat memicu keraguan dan mendorong seseorang mencari kebahagiaan di luar hubungan yang ada.

Contoh: Seorang istri yang merasa tidak menarik setelah melahirkan mungkin tergoda untuk berselingkuh dengan pria yang memberikannya pujian dan perhatian yang dia dambakan.


4. Peluang dan Godaan

  • Terbukanya peluang untuk berselingkuh ketika pasangan sedang dalam perjalanan dinas, bekerja lembur, atau memiliki jarak fisik yang jauh.

  • Kurangnya kontrol diri dan ketidakmampuan menolak godaan saat dihadapkan dengan situasi yang memungkinkan perselingkuhan.

  • Memiliki riwayat perselingkuhan di masa lalu dapat meningkatkan kemungkinan seseorang untuk selingkuh kembali di masa depan.

Contoh: Seorang suami yang sering bepergian dinas mungkin tergoda untuk berselingkuh dengan rekan kerjanya saat dia jauh dari rumah.

Baca Juga: Rahasia Me Time Murah dan Luar Biasa ala Nikita Willy: Manjakan Diri Tanpa Menguras Kantong!

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: American Psychological Association, Gottman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X