VoxYouths.Com - Waduh VoxYours! Kasus dokter residen cabul di RSHS Bandung makin bikin geger nih! Polda Jabar baru aja konfirmasi kalau korbannya nggak cuma satu, tapi udah nambah jadi tiga orang!
Kombes Pol Surawan selaku Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar ngasih tau kalau ada dua korban baru yang lapor lewat hotline khusus yang dibuka buat kasus ini. Yang bikin beda, dua korban ini pasien yang lagi dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: Dokter PPDS Anestesi Unpad Terjerat Kasus Pelecehan, Polisi Ungkap Motifnya!
"Ada dua korban baru nih yang lapor lewat hotline. Mereka berdua ini pasien, dan kasusnya beda sama yang kita tangani sebelumnya," jelas Surawan pas ngasih keterangan resmi, Rabu malem (9/4/2025).
Surawan jelasin kalau dua korban baru ini beda banget sama korban pertama yang udah lapor resmi. Mereka masih di rumah sakit dan belum bisa kasih keterangan langsung ke penyidik.
"Yang kita tangani sekarang kan korban FH, nah yang dua ini masih di rumah sakit dan belum kita periksa. Info ini kita dapet dari pihak rumah sakit," tambahnya.
Yang bikin beda, kalau korban pertama itu keluarga pasien, dua korban baru ini justru pasien yang lagi dirawat. Tapi Surawan tegasin kalau pelakunya sama, cuma cerita dan kronologinya yang beda.
Baca Juga: Kemenkes Bertindak Tegas: STR Dokter Residen Pelaku Kekerasan Seksual Dicabut
"Ini pasien, bukan keluarga pasien. Ceritanya beda, tapi pelakunya sama," katanya singkat.
Soal cara pelaku ngelakuin aksinya, Surawan bilang polanya mirip-mirip nih. Si pelaku pake alasan mau ambil sampel darah, terus nyuntik korban sampe pingsan.
"Rata-rata modusnya sama, ngakunya mau ambil sampel darah, DNA, terus korban dibius buat diperkosa," tambahnya.
Sampai sekarang, penyidik baru netapin satu tersangka, yaitu Priguna Anugerah Pratama, yang notabene dokter residen anestesi dari FK Unpad.
Surawan dorong korban-korban lain buat berani lapor supaya kasusnya bisa diproses secara hukum.
"Iya kita dorong terus. Yang satu sebenernya udah mau kita minta keterangan sebelum Lebaran, tapi keburu Lebaran duluan. Jadi kita masih nunggu," jelasnya.