VoxYouths.Com - VoxYours, akhirnya ketok palu juga nih! Harvey Moeis, yang jadi perpanjangan tangan PT Refined Bangka Tin (RBT), kena vonis 6 tahun 6 bulan penjara.
Kasus apaan? Ini soal korupsi tata niaga timah di wilayah PT Timah dari tahun 2015 sampai 2022.
Di Pengadilan Tipikor Jakarta (23/12/2024), Hakim Ketua Eko Aryanto nyatain Harvey bener-bener terbukti korupsi plus ada TPPU (pencucian uang) yang dikerjain bareng-bareng sama yang lain.
Baca Juga: Panas! PDIP vs Gerindra Saling Tuding di Balik Kenaikan PPN 12%, Ada Apa?
Nggak cuma dipenjara, Harvey juga kena denda Rp1 miliar. Kalau nggak dibayar? Wah, bakal nambah 6 bulan di penjara. Belum lagi dia harus bayar uang pengganti Rp210 miliar, kalau nggak ya tambah 2 tahun di bui.
Hakim Eko bilang vonis ini udah mempertimbangin banyak hal. Yang memberatkan? Ya timing-nya pas negara lagi getol memberantas korupsi.
Yang meringankan? Harvey sopan pas sidang, punya tanggungan keluarga, dan belum pernah dihukum sebelumnya.
Nah, sebelum divonis, Harvey punya cerita menarik nih selama sidang. Yuk, kita flashback!
Pertama, Harvey ngaku nggak pernah nikmatin duit korupsi Rp300 triliun yang dituduhkan ke dia. Pas sidang 18 Desember 2024, suami Sandra Dewi ini bilang, "Itu angka gila-gilaan lho, 10 persen dari APBN kita!" Dia bahkan ngerasa aneh sama cara hitungan ahli BPKP soal kerugian negara ini.
Tapi, dia ngaku pernah nerima duit dari smelter. Jumlahnya? USD 1,5 juta atau sekitar Rp23,6 juta. Katanya sih buat beli alat kesehatan Covid-19 buat RSCM sama RSPAD.
Yang bikin heboh, Sandra Dewi juga ikut keseret jadi saksi. Pas sidang 10 Oktober 2024, aktris cantik ini ngaku nggak pernah dikasih uang bulanan sama Harvey! Mereka emang pisah harta dari awal nikah.
"Saya bayar sendiri kebutuhan pribadi saya. Saya kan punya penghasilan cukup dari jaman single," kata Sandra.