news

Kronologi Dugaan Perundungan Siswa SMK Kebumen, Bermula Ajakan Duel Berujung Kasus di Meja Polisi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:35 WIB

VoxYouths.com - Polres Kebumen mengamankan seorang siswa yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap siswa lain yang menjadi korban perundungan (bullying) di SMK swasta di Kebumen, Jawa Tengah.

Sebelumnya, beredar rekaman video di media sosial yang memperlihatkan seorang siswa yang mengenakan seragam pramuka tampak menjadi korban kekerasan.

Sementara seorang pelajar lain yang diduga sebagai pelaku terlihat tanpa mengenakan baju, mengajaknya berduel atau berkelahi di sebuah lahan kosong sekolah.

Terkini, Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan polisi bergerak setelah menerima laporan terkait dugaan perundungan tersebut.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kebumen telah memeriksa korban, pelapor, serta seorang saksi.

"Polres Kebumen telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut," kata Putu dalam keterangannya, pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Menurut laporan pihak kepolisian, insiden itu terjadi di area belakang SMK di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Polisi kemudian membawa terduga pelaku yang masih berstatus pelajar dan berusia di bawah umur ke Polres Kebumen untuk menjalani pemeriksaan.

Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula kronologi kasus dugaan perundungan yang melibatkan siswa di SMK swasta di Kebumen itu? Mari telusuri.

Bermula saat Antre MBG di Sekolah

Terpisah, Kuasa hukum korban, HD Sriyanto mengatakan dugaan perundungan terjadi saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.

"Kami bersama tim mendampingi adanya tindak pidana perundungan terhadap anak yang terjadi di salah satu SMK Kutowinangun," ujar Sriyanto.

"Kejadiannya pada Jumat, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, saat masih dalam kegiatan belajar mengajar," tambahnya.

Menurut Sriyanto, korban saat itu sedang mengantre untuk mendapatkan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Halaman:

Terkini