Kontroversi Trump: Rencana Relokasi Warga Gaza Ditolak Mentah Raja Yordania

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Kamis, 13 Februari 2025 | 10:34 WIB
Potret Raja Yordania Abdullah II (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan). (Instagram.com/@whitehouse)
Potret Raja Yordania Abdullah II (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan). (Instagram.com/@whitehouse)

Baca Juga: Trump Berencana Ambil Alih Gaza, Politikus AS Sarankan Jadi Mar-A-Lago, Apa Maksudnya?

Cara Raja Yordania Kompromi dengan AS Tanpa Perlu Relokasi Warga Gaza

Tentang relokasi warga Gaza, Raja Abdullah II nggak cuma nolak mentah-mentah.

Dia juga lagi nyusun rencana gimana caranya negara-negara Timur Tengah bisa "kompakan" sama AS tanpa harus relokasi warga Gaza.

Bahkan, pas ketemu di Gedung Putih, Raja Abdullah II berhasil meyakinkan Trump yang tadinya sempat mengancam bakal stop bantuan AS ke Yordania kalo nggak mau terima warga Gaza.

"Salah satu hal yang bisa kita lakukan segera adalah merawat 2.000 anak, anak-anak penderita kanker yang berada dalam kondisi sakit parah. Itu dimungkinkan untuk terjadi," kata Raja Abdullah II ketika Trump menyambut dirinya dan Putra Mahkota Hussein di Gedung Putih.

Usul Raja Abdullah II itu disambut positif sama Trump dengan menyebut ini sebagai 'tindakan yang sangat indah'.

Usai pertemuan tersebut, Trump ngaku nggak tau kalo Raja Yordania bakal dateng ke Gedung Putih.

Pertemuan kedua pemimpin negara ini udah menghasilkan sesuatu yang baik bagi warga Gaza.

Hmm, kira-kira bakal gimana kelanjutan cerita ini ya?

Baca Juga: Netanyahu Bertemu Trump: Rencana Gaza, Hamas, dan Perdamaian Timur Tengah

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: Al Jazeera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X