Istana Tegaskan Program Makan Gratis Tak Pakai Dana Zakat

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Jumat, 17 Januari 2025 | 08:37 WIB
Menu makan bergizi gratis di Wonosobo yang diunggah di platform X. ((x.comwonosoboup))
Menu makan bergizi gratis di Wonosobo yang diunggah di platform X. ((x.comwonosoboup))

VoxYouths.Com - VoxYours, baru-baru ini ada usulan menarik nih dari Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin. Beliau ngusulin supaya program andalan Presiden Prabowo, yaitu makan bergizi gratis (MBG), bisa pake dana zakat sebagai salah satu sumber dananya.

Menurut Sultan, kita sebagai orang Indonesia ini terkenal banget sama sifat dermawan dan gotong royong kita.

Nah, karena itu dia mikir, kenapa nggak manfaatin aja karakteristik positif ini buat mensukseskan program MBG?

Baca Juga: 40.000 Hektar Hangus Dampak Kebakaran Maha Dahsyat LA, Kerugian Tembus Rp4.000 Triliun

"Saya liat DNA kita sebagai bangsa Indonesia itu dermawan dan suka gotong royong. Nah, kenapa nggak kita manfaatin aja karakteristik ini?" gitu kata Sultan pas ngobrol sama wartawan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2025.

Sultan juga nambahin kalo potensi zakat yang gede banget bisa dipake buat dukung program ini. "Misalnya nih, gimana kalo kita bikin stimulus supaya masyarakat umum juga ikutan dalam program makan bergizi gratis ini. Kemarin saya kepikiran, kenapa nggak ya kita pake dana zakat yang jumlahnya luar biasa gede? Itu salah satu contohnya," jelasnya.

Tapi nih VoxYours, usulan ini ternyata bikin heboh dan dapet berbagai tanggapan, terutama dari MUI dan Istana yang punya pandangan beda soal penggunaan dana zakat buat program MBG ini.

 Baca Juga: Dana Zakat Buat Program Makan Gratis? Ini Kata Para Tokoh PBNU!

MUI langsung angkat bicara. Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, ngingetin kalo penggunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) itu ada aturan syariatnya.

Dia jelasin kalo dana zakat cuma boleh dipake buat delapan golongan: fakir, miskin, amil, muallaf, orang yang punya utang, budak yang pengen merdeka, ibnu sabil, dan fi sabilillah.

"Kalo dari dana zakat bakal ada perbedaan pendapat di antara para ulama. Kecuali kalo makanan bergizi itu emang buat anak-anak dari keluarga fakir dan miskin," jelas Anwar Abbas dalam pernyataan resminya, Rabu, 15 Januari 2025.

Sementara itu, dari pihak Istana juga nggak setuju nih. Kepala Staf Presiden (KSP) AM Putranto dengan tegas bilang kalo program makan bergizi gratis bakal pake dana APBN doang, nggak pake dana zakat atau dana lainnya.

Baca Juga: Program Makan Gratis Buat Ibu Hamil dan Balita Resmi Diluncurkan, Apa Bedanya dengan MBG Anak Sekolah?

"Jadi nggak ambil dana dari mana-mana. Pak Prabowo udah bener-bener mantap nih. Jangan sampe ada yang bilang ambil dari zakat segala. Wah, itu memalukan banget. Bukan gitu cara kami," tegas Putranto di Kantor KSP, Jakarta, Rabu, 15 Januari 2025.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X