VoxYouths.Com - VoxYours, LA lagi chaos banget nih! Sejak Selasa (7/1/2025), kebakaran super gede udah ngehabisin 40.000 hektar lahan di Greater Los Angeles.
Dan yang bikin miris, sampe Selasa (14/1/2025), udah 24 nyawa melayang! Belum lagi 12.300 bangunan hancur dengan total kerugian... wait for it... Rp4.000 triliun! Like, that's insane!
Nah, Cal Fire (Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California) lagi sibuk nyari tau nih penyebab kebakaran ini.
Baca Juga: Viral! Pengawalan Mobil Dinas Raffi Ahmad Bikin Heboh, Begini Kontrasnya dengan Pejabat Swedia
Ada tiga kemungkinan utama: pertama, bisa jadi gara-gara human error kayak api unggun yang ditinggal gitu aja, orang buang puntung rokok sembarangan, or maybe even pembakaran disengaja.
Kedua, mungkin juga karena natural causes kayak disamber petir. Option ketiga, bisa jadi gara-gara kabel listrik yang konslet terus nyamber pohon atau semak-semak di sekitarnya.
The plot thickens karena kebakaran ini nyebar di lima titik utama: Palisades, Eaton (deket Altadena), Hurst di Sylmar, Lidia, sama Sunset.
Belum lagi ditambah angin Santa Ana yang kenceng banget minggu lalu, bikin api makin gampang nyebar.
No wonder Gubernur California, Gavin Newsom, langsung umumin status darurat buat Pacific Palisades!
Baca Juga: Hancur Berkeping! Paris Hilton Kehilangan 'Istana' Kenangan di Malibu Akibat Kebakaran Dahsyat di LA
But here's the scary part: api ini super susah dipadamkan karena beberapa alasan. First, ada krisis iklim.
Stefan Doerr dari Pusat Penelitian Kebakaran Liar Universitas Swansea ngasih tau kalau global warming udah bikin musim kebakaran di California jadi lebih panjang dari biasanya. Plus, vegetasi yang kering banget jadi kayak bensin buat api!
Second, and this is crazy, mereka kekurangan air! Bayangin, waduk gede di Palisades yang biasanya nampung 117 juta galon air udah ditutup dari Februari 2024. Hidran-hidran pada kering, bahkan yang masih nyala pun tekanan airnya super lemah.
Baca Juga: Pasca Melahirkan, Nikita Willy Ungkap Kondisinya yang Berada di Rumah Los Angeles saat Kebakaran
Artikel Terkait
Belajar dari Bencana Banjir di Sulawesi Selatan: Bagaimana Cara Mencegah Banjir untuk Melindungi Diri dan Sekitarnya?
Dampak Ekonomi Tanaman Kratom bagi Masyarakat Kalimantan: Berkah atau Bencana?
Tragedi Kebakaran di Kabanjahe: Sampurna Pasaribu dan Keluarga Jadi Korban, Polisi Selidiki Penyebabnya
Lebih dari 1.300 Bencana di 2024, BRI Latih Tim Elang Jadi Garda Terdepan!
Los Angeles Membara: Kota Besar Kehabisan Air, Ribuan Rumah Hancur