40.000 Hektar Hangus Dampak Kebakaran Maha Dahsyat LA, Kerugian Tembus Rp4.000 Triliun

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Kamis, 16 Januari 2025 | 19:52 WIB
Unggahan Uya Kuya memperlihatkan kondisj kebakaran Los Angeles di Reels Instagramnya pada Kamis, 9 Januari 2025 lalu. ((instagram.com/king_uyakuya))
Unggahan Uya Kuya memperlihatkan kondisj kebakaran Los Angeles di Reels Instagramnya pada Kamis, 9 Januari 2025 lalu. ((instagram.com/king_uyakuya))

VoxYouths.Com - VoxYours, LA lagi chaos banget nih! Sejak Selasa (7/1/2025), kebakaran super gede udah ngehabisin 40.000 hektar lahan di Greater Los Angeles.

Dan yang bikin miris, sampe Selasa (14/1/2025), udah 24 nyawa melayang! Belum lagi 12.300 bangunan hancur dengan total kerugian... wait for it... Rp4.000 triliun! Like, that's insane!

Nah, Cal Fire (Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California) lagi sibuk nyari tau nih penyebab kebakaran ini.

Baca Juga: Viral! Pengawalan Mobil Dinas Raffi Ahmad Bikin Heboh, Begini Kontrasnya dengan Pejabat Swedia

Ada tiga kemungkinan utama: pertama, bisa jadi gara-gara human error kayak api unggun yang ditinggal gitu aja, orang buang puntung rokok sembarangan, or maybe even pembakaran disengaja.

Kedua, mungkin juga karena natural causes kayak disamber petir. Option ketiga, bisa jadi gara-gara kabel listrik yang konslet terus nyamber pohon atau semak-semak di sekitarnya.

The plot thickens karena kebakaran ini nyebar di lima titik utama: Palisades, Eaton (deket Altadena), Hurst di Sylmar, Lidia, sama Sunset.

Belum lagi ditambah angin Santa Ana yang kenceng banget minggu lalu, bikin api makin gampang nyebar.

No wonder Gubernur California, Gavin Newsom, langsung umumin status darurat buat Pacific Palisades!

Baca Juga: Hancur Berkeping! Paris Hilton Kehilangan 'Istana' Kenangan di Malibu Akibat Kebakaran Dahsyat di LA

But here's the scary part: api ini super susah dipadamkan karena beberapa alasan. First, ada krisis iklim.

Stefan Doerr dari Pusat Penelitian Kebakaran Liar Universitas Swansea ngasih tau kalau global warming udah bikin musim kebakaran di California jadi lebih panjang dari biasanya. Plus, vegetasi yang kering banget jadi kayak bensin buat api!

Second, and this is crazy, mereka kekurangan air! Bayangin, waduk gede di Palisades yang biasanya nampung 117 juta galon air udah ditutup dari Februari 2024. Hidran-hidran pada kering, bahkan yang masih nyala pun tekanan airnya super lemah.

Baca Juga: Pasca Melahirkan, Nikita Willy Ungkap Kondisinya yang Berada di Rumah Los Angeles saat Kebakaran

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X