Di Balik Kontroversi Susu dalam Program MBG: Ini Kata Pemerintah!

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Rabu, 8 Januari 2025 | 18:21 WIB
Potret siswa yang mendapat Makan Bergizi Gratis. ((Promedia))
Potret siswa yang mendapat Makan Bergizi Gratis. ((Promedia))

VoxYouths.Com - VoxYours tau nggak sih? Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru aja dimulai pada Senin, 6 Januari 2025 ini ternyata bikin heboh masyarakat. Yang bikin kaget, ternyata susu nggak masuk dalam menu harian program ini lho!

Menanggapi kehebohan ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan kita, Zulkifli Hasan atau yang akrab dipanggil Zulhas, angkat bicara.

Dia jelasin kalau pemberian susu emang nggak dilakukan setiap hari di semua sekolah. Menu yang disediakan dalam program MBG ini disesuaikan sama budaya makan di masing-masing daerah.

Baca Juga: Virus HMPV Muncul di Indonesia, Anak-anak Jadi Sasaran Utama! Ini Fakta Lengkapnya

Jadi wajar aja kalau menunya beda-beda di tiap tempat, tujuannya biar program ini lebih gampang diterima sama masyarakat setempat.

Dari pihak Istana sendiri, Hasan Nasbi selaku Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan juga udah kasih penjelasan soal ini. Dia bilang kalau pemberian susu minimal dilakukan seminggu sekali.

Kenapa? Karena ternyata pasokan susu di Indonesia belum merata nih. Yang menarik, di daerah yang dekat sama peternakan sapi atau penghasil susu, pemberian susunya bisa lebih sering, sekitar dua sampai tiga kali seminggu.

Hasan bahkan cerita pengalaman menarik nih dari SPPG di Cimahi, Jawa Barat. Di sana, mereka udah mulai inovatif dengan nyediain susu dalam kemasan botol kaca untuk ngurangin sampah. Keren kan? Ini bisa dilakukan karena di daerah tersebut ada peternakan dan pabrik susu sapi.

Baca Juga: Fakta Menarik Program Makan Gratis Hari Pertama: Dana Pribadi Prabowo Masih Mengalir, ke Mana Anggaran Rp71 Triliun?

Program MBG ini sebenernya program andalannya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sekarang udah jalan di 26 provinsi di Indonesia, dengan sekitar 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang siap nyediain makanan bergizi buat anak sekolah dan ibu hamil.

Nah, sebelum program ini jalan, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, udah kasih pandangan menarik. Dia bilang kalau makan bergizi tuh nggak melulu harus minum susu.

Yang penting adalah jumlah proteinnya mencukupi, baik buat ibu hamil maupun anak-anak sekolah. Karena pasokan susu domestik masih terbatas, pemerintah nawarin alternatif protein lain kayak ayam atau telur.

Baca Juga: Menu Spesial hingga Ikan Kaleng: Intip Program Makan Gratis Sekolah di Berbagai Daerah

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X