VoxYouths.Com - VoxYours ada kabar gembira nih buat yang lagi nabung buat naik haji! Pemerintah baru aja mutusin buat nurunin biaya haji tahun 2025. Keren kan?
Keputusan ini diambil pas rapat bareng Kementerian Agama sama Komisi VIII DPR pada Senin, 6 Januari 2025.
Nggak main-main nih, yang hadir di rapat juga tokoh-tokoh penting, mulai dari Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, sampai Menteri Agama kita, Nasaruddin Umar.
Baca Juga: Tips Memilih Sapi Kurban yang Sempurna: Panduan Lengkap untuk Ibadah Idul Adha
Penasaran berapa turunnya? Menurut info dari website resmi Kemenag, biaya haji reguler 2025 dipatok rata-rata Rp89.410.258,79.
Lumayan lho, soalnya tahun 2024 kemarin masih Rp93.410.286,00. Perhitungannya sendiri pake asumsi kurs 1 USD = Rp16.000 dan 1 SAR = Rp4.266,67.
Nah, yang harus kalian tau nih, biaya haji (BPIH) itu sebenernya ada dua komponen:
- Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung sama jemaah
- Nilai Manfaat dari hasil optimalisasi dana setoran awal jemaah
Untuk tahun 2025, jemaah cuma perlu bayar rata-rata Rp55.431.750,78 atau 62% dari total biaya. Sisanya yang 38% atau sekitar Rp33.978.508,01 bakal diambil dari nilai manfaat. Lumayan kan ngurangin beban di kantong?
Baca Juga: Puasa Ayyamul Bidh Untuk Apa? Rahasia Awet Muda ala Nabi, Tiga Hari Bisa Ubah Hidupmu!
Yang bikin makin seru, ternyata ini tuh salah satu obsesi Presiden Prabowo lho! Kata Menag Nasaruddin, Presiden Prabowo pengen banget ngurangin beban jemaah tapi tetep jaga kualitas pelayanan.
"Ini obsesi Presiden Prabowo kepada kami Kemenag dan BPH, bagaimana bisa diperingan beban jemaah tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan haji," ungkapnya.
Oh iya, buat yang penasaran sama kuota haji 2025, Indonesia dapet jatah 221.000 orang nih! Detailnya gini:
- 201.063 jemaah reguler
- 1.572 petugas haji daerah
- 685 pembimbing KBIHU
- 17.680 jemaah haji khusus
Baca Juga: Hari Tasyrik: Momen Istimewa di Balik Semarak Idul Adha, Nggak Boleh Puasa!
Yang bikin makin mantep, pemerintah juga janji bakal terus ngecek dan eliminasi biaya-biaya yang nggak perlu. Intinya, mereka pengen fokus ke pengabdian dan pelayanan, bukan bisnis.
Artikel Terkait
28 Tahun Sammy Basso Melawan Waktu, Kisah Inspiratif Pejuang Progeria yang Mengubah Dunia
Suswono Sarankan Janda Kaya Nikahi Pemuda Pengangguran, Warganet Bereaksi Keras: 'Ini Red Flag Banget!'
Blak-blakan! Mahfud MD Ungkap Sisi Tersembunyi Prabowo: 'Kalo Marah Spontan, Tapi...
Puasa Rajab Berapa Hari dan Tanggal Berapa? Rahasia Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda, Yuk Cari Tahu!
Siap-siap! STNK Model Baru 2025 Bakal Ada Tambahan Kolom Pajak, Ini yang Perlu Kamu Tau