Suswono Sarankan Janda Kaya Nikahi Pemuda Pengangguran, Warganet Bereaksi Keras: 'Ini Red Flag Banget!'

Photo Author
Gilang Wikra Putra, Vox Youths
- Minggu, 27 Oktober 2024 | 19:55 WIB
Suswono menyarankan solusi kontroversial tentang pernikahan dalam acara kesejahteraan sosial. (instagram/Pak_suswono)
Suswono menyarankan solusi kontroversial tentang pernikahan dalam acara kesejahteraan sosial. (instagram/Pak_suswono)

VoxYouths.com - "Suswono sarankan janda kaya nikahi pemuda pengangguran" menjadi trending topic yang memicu kontroversi besar di media sosial pekan ini.

Pernyataan mengejutkan ini muncul saat diskusi program kesejahteraan sosial berlangsung.

VoxYouths.com mengulas detail kontroversi yang jadi perbincangan hangat ini.

Baca Juga: Ditagih Uang Damai Rp50 Juta? Begini Fakta Terbaru Guru Supriyani yang Dituding Aniaya Murid SD di Sultra

Kontroversi yang Memicu Perdebatan Nasional

Tokoh politik Jakarta, Suswono, membuat gempar publik dengan menyarankan janda kaya menikahi pemuda pengangguran sebagai solusi masalah sosial.

Ide kontroversialnya ini disampaikan saat acara diskusi program kesejahteraan sosial di Jakarta.

"Ini bisa jadi win-win solution untuk mengatasi pengangguran. Seperti Siti Khadijah yang menikahi Nabi Muhammad," ujar Suswono dalam diskusi yang kemudian viral di media sosial.

Kritik Keras dari Tokoh Agama dan Publik

Forum Betawi Rempug Menolak Perbandingan

Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), Kiai Haji Lutfi Hakim, langsung memberikan tanggapan keras.

"Perbandingan ini sangat tidak tepat dan menyesatkan. Nabi Muhammad SAW bukan pengangguran, beliau adalah pedagang sukses sebelum menikah dengan Siti Khadijah," tegas Lutfi.

PWNU DKI Jakarta Angkat Bicara

Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta turut menyuarakan kritik.

"Pernyataan ini tidak hanya menyesatkan tapi juga merendahkan sosok Rasulullah. Pernikahan bukan solusi pengangguran," jelasnya dalam konferensi pers.

Kontroversi Viral di Media Sosial

Respons Warganet yang Beragam

"Usulan Suswono soal janda kaya nikahi pemuda pengangguran ini benar-benar tidak masuk akal. Pernikahan bukan program pengentasan kemiskinan," tulis @sosmed_user di Twitter.

Feni Rose, presenter televisi ternama, bahkan memberi label "red flag" pada usulan ini.

"Ini tanda bahaya besar. Pernikahan tidak boleh didasari motif ekonomi semata," tegasnya.

Halaman:

Editor: Gilang Wikra Putra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X