Begini Alasan Klasik Israel Lakukan Genosida di Gaza, Gencatan Senjata Penuh Jadi Harapan Terakhir Warga Sipil Untuk Akhiri Derita

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:03 WIB
Potret Gaza Palestina dalam peta dunia.   ((Unsplash.com  CHUTTERSNAP))
Potret Gaza Palestina dalam peta dunia. ((Unsplash.com CHUTTERSNAP))

Sekutu Israel itu yakin para tawanan udah dibawa ke berbagai tempat di Jalur Gaza sama para pejuang dari berbagai kelompok bersenjata di Palestina.

Dengan alasan itu, Israel ngerasa bener buat nyerang secara brutal ke warga sipil di Gaza, Palestina.

Baca Juga: Geger! Babysitter Nekat Cekokin Balita Pakai Obat Penggemuk, Begini Pandangan Ahli Terhadap Fenomena ‘Underweight’ pada Anak

Empat Hari Pertama Gencatan Senjata

Tanggal 20-23 Oktober 2023, jadi peristiwa gencatan senjata pertama antara Hamas dan Israel.

Waktu itu, Hamas ngelepas 105 tawanan sebagai bagian dari pertukaran tawanan yang dimediasi sama pemerintah Qatar.

Sebagai balasannya, Israel ngelepas sekitar 240 warga Palestina yang dipenjara, kebanyakan di antara mereka adalah anak-anak di bawah umur.

Tapi, selama empat hari pertama gencatan senjata sementara itu, Israel nangkep lebih dari 130 warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki militer mereka.

Terus, berapa banyak lagi tawanan Israel yang masih ditawan Hamas menurut laporan IDF?

Mereka yang 'Dikira' Masih Tertawan

Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, bilang sekitar 101 tawanan kayaknya masih ada di Jalur Gaza.

Daniel jelasin, enam tawanan udah ditemuin meninggal di kompleks terowongan Rafah pada tanggal 1 September 2024.

Selain itu, Daniel bilang 30 tawanan itu kemungkinan udah meninggal dibunuh sama pasukan Hamas.

Baca Juga: Pengurus Panti Jadi Tersangka, DPR: Pendampingan Psikologis Harus Jadi Prioritas!

Hal itu berdasarkan analisis laporan yang dikasih juru bicara sayap militer Hamas, Brigade Qassam, pada tanggal 12 Agustus 2024.

Waktu itu, Qassam bilang pasukan Hamas udah ngebunuh seorang tawanan cowok dan ngelukai dua tawanan cewek dalam insiden terpisah.

Terus, sampe kapan sih genosida terhadap warga sipil di Gaza bakal berakhir? Gini nih menurut keterangan terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Media Internasional, UN Org, HRW Org, UNRWA Org

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X