Olivia Herlinda dari CISDI bilang, "Kemacetan bisa bikin stress tinggi, polusi udara juga bisa nyebabin penyakit berbahaya."
Manajemen di Sektor Transportasi
Bimo Chaderi dari Media Straveneus ngomong kalo penting banget buat bikin manajemen pembangunan kota yang inklusif, termasuk di sektor transportasi.
Katanya, "Kota harusnya direncanain buat semua lapisan masyarakat. Transportasi umum yang ramah bakal ngebantu ningkatin kualitas hidup masyarakat."
Baca Juga: Ngerinya Ruang Isolasi hingga Perlakuan Diskriminasi: Bikin Narapidana Rela Bayar Pungli
Sarang Pelecehan Seksual
Koalisi Ruang Publik Aman (KRPA) ngerilis hasil survei yang nunjukkin kalo transportasi publik jadi tempat kedua tertinggi terjadinya pelecehan seksual.
46,80 persen responden ngaku pernah ngalamin pelecehan seksual di transportasi umum. 35,8 persen di bus, dan 29,49 persen di angkot.
Pelecehannya macem-macem, mulai dari siulan, komentar soal tubuh, sampe yang lebih parah kayak diraba atau digesek pake alat kelamin.
Ngeliat semua ini, penting banget buat Kemenhub buat ningkatin keamanan dan kenyamanan orang-orang pas pake transportasi publik.***
Artikel Terkait
Korban Pelecehan Seksual Hasyim Asy'ari yang Berani Melawan : Siapa Cindra Aditi Tejakinkin?
MrBeast Langsung Tindak Tegas: Setelah Tuduhan Pelecehan, Ava Tyson Dihapus dari Semua Koneksi
Ayah Angkat Predator, Ini Ancaman Pidana dalam UU Perlindungan Anak
Sialnya, Pelecehan Seksual Terjadi di Dunia Nyata Maupun Medsos: Begini Soal Trauma yang Bisa Dialami Korban
Ironi Seorang Anak yang Dipenjara Akibat Dakwaan Membunuh Ayahnya, Ini Hal yang Dapat Dijadikan Pelajaran