Ayah Angkat Predator, Ini Ancaman Pidana dalam UU Perlindungan Anak

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Sabtu, 14 September 2024 | 08:03 WIB
Ilustrasi ayah dan anak. (https://unsplash.com/photos/silhouette-of-man-standing-near-window-qvhgm45ITjU)
Ilustrasi ayah dan anak. (https://unsplash.com/photos/silhouette-of-man-standing-near-window-qvhgm45ITjU)

VoxYouths.Com - Wah, VoxYours, ada kasus parah nih di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Seorang bapak angkat tega banget memperkosa anak angkatnya sendiri. Kejadiannya Rabu, 11 September 2024 kemarin.

Nggak cuma sekali, katanya si pelaku udah ngelakuin ini sampe 9 kali! Gila kan?

AKP Hendrawan dari Polres Lubuklinggau cerita, kejadian pertama tuh pas Mei 2024. Waktu itu, istrinya si pelaku baru pulang dari Curup abis melayat.

Baca Juga: Terjadi Lagi, Bullying Terhadap Siswa di SMK Gorontalo: Potret Buruk Kasus Perundungan di Sekolah

Jadi gini, pas jam 2 pagi, korbannya mau ke kamar mandi. Eh, malah dipaksa sama si pelaku buat... ya gitu deh.

Korbannya teriak, tapi dibekep. Ibunya nggak denger karena lagi tidur capek abis pulang dari Curup.

Yang bikin tambah parah, si pelaku nawarin HP baru ke korban asal nggak ngadu ke ibunya. Parah banget kan?

Hendrawan bilang, korbannya sampe sakit pas pipis gara-gara sering diperkosa pas ibunya tidur. Kejadian terakhir tuh 25 Agustus 2024.

Akhirnya, ibu korban tau juga dan lapor ke polisi. Si pelaku ditangkep tanpa melawan pada 11 September 2024.

Nah, kasus ini nunjukin betapa pentingnya kita lindungi anak-anak, bahkan dari keluarga sendiri.

Baca Juga: Ramai Isu Ipda Rudy Kena Demosi Usai Bongkar Mafia BBM, Polda NTT Beri Klarifikasi

Tentang hukumannya, nih:

Hakim Muliyawan dari PN Palopo bilang, UU Perlindungan Anak tuh ngancem pelaku pelecehan atau kekerasan seksual ke anak dengan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Jadi, mau pelecehan atau pemerkosaan, ancaman hukumannya sama.

Tapi, Muliyawan ingetin kita buat nggak anggap enteng hukuman ini. Soalnya, ada hal-hal lain yang bisa memberatkan hukuman pelaku.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: Palopo Gov

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X