BPOM bahkan nyuruh produsen roti Okko buat narik produknya dari peredaran dan musnain stok yang ada.
Ini karena SDHA nggak sesuai sama komposisi yang terdaftar dan belum masuk daftar bahan tambahan pangan yang diizinin di Indonesia.
Baca Juga: Roti Aoka Mengandung Pengawet Berbahaya? Ini Fakta Mengejutkannya!
Bahaya Potensial Natrium Dehidroasetat
Meskipun di beberapa negara SDHA dipake dalam dosis kecil, BPOM Indonesia masih butuh kajian lebih lanjut soal keamanannya.
Ada beberapa risiko kesehatan yang perlu kamu tau:
-
Reaksi Alergi
Buat orang yang punya riwayat alergi, SDHA bisa bikin gatal-gatal, ruam kulit, atau bahkan sesak napas.
-
Iritasi Saluran Cerna
Penelitian pada hewan percobaan nunjukin kalo SDHA bisa bikin iritasi di saluran pencernaan.
Gejalanya bisa kayak mual, muntah, dan diare.
-
Efek Toksik
Kalo dikonsumsi dalam dosis tinggi banget, SDHA bisa bikin efek toksik ke organ-organ penting kayak hati dan ginjal.
-
Potensi Kanker
Beberapa penelitian bilang kalo SDHA dalam dosis tinggi bisa picu kanker.
Tapi perlu diinget, ini masih butuh penelitian lebih lanjut ya.
Regulasi SDHA di Dunia
Di luar negeri, penggunaan SDHA udah diatur ketat loh.
FDA di Amerika Serikat dan EFSA di Eropa udah nentuin batas maksimum penggunaan SDHA di makanan.
Tujuannya buat lindungin konsumen dari risiko kesehatan.
Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) bahkan udah nentuin batas asupan harian yang aman buat SDHA.
Artikel Terkait
Viral! Diduga Gunakan Bahan Pengawet Roti Aoka Angkat Suara? Simak Faktanya!
Kronologi SMKN 1 Tambun Utara Keluarkan 36 Siswa Baru: Drama di Balik Gerbang Sekolah
Kronologi Bus Rombongan Dosen Unpam Kecelakaan di Tol Cipali: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Tingkatkan Sinergi Pemerintah dan Media Massa, Bupati Sergai Sambut Hangat Tim Promedia Teknologi Indonesia di Sumatera Utara