Beroperasi Sejak 17 Agustus, Pesawat Pengangkut Logistik Milik TNI AU Bawa Muatan Hingga 20.779 kilogram

Photo Author
Abbad Falah, Vox Youths
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bantuan Logistik

Selain membangun RS lapangan, pemerintah juga memastikan kelancaran pemenuhan distribusi logistik ke lokasi bencana.

Dalam upaya mempercepat pemenuhan tersebut, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menugaskan enam pesawat angkut untuk mengirimkan pasokan pangan dan perlengkapan darurat ke daerah-daerah terdampak.

Keenam pesawat tersebut telah beroperasi sejak Senin, 17 Agustus 2026. Hal ini berdasarkan konfirmasi Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana.

“Sejak Senin, pesawat C-130J Super Hercules telah terbang menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram,” terangnya.

Keenam pesawat yang beroperasi terdiri dari dua C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737.

Armada yang ditugaskan tersebar di sejumlah titik wilayah terdampak, berikut rinciannya:

- C-130J Super Hercules menuju Labuan Bajo dengan muatan 13.500 kilogram.
- C-130J Super Hercules lainnya menuju Maumere dengan muatan 13.563 kilogram.
- A400M menuju Labuan Bajo dengan muatan 20.779 kilogram.
- Boeing 737 menuju Maumere, membawa 20.000 kilogram bantuan.

Hingga saat ini, pesawat-pesawat tersebut masih terus disiagakan untuk mengangkut logistik sesuai kebutuhan di lapangan.

Nyoman menegaskan, operasi udara ini akan berlanjut hingga kondisi di NTT berangsur pulih dan masyarakat terdampak dapat tertangani dengan baik.***

Halaman:

Editor: Raihan Maheswara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X