Gunung Bawakaraeng yang dikenal memiliki suhu sangat dingin, terutama di malam hari, diduga menjadi penyebab utama Irfan mengalami hipotermia.
Tim penyelamat Basarnas yang berada di lokasi sempat memberikan pertolongan pertama kepada pendaki Gunung Bawakaraeng yang mengalami hipotermia tersebut.
Namun sayangnya, kondisi Irfan terus memburuk meskipun telah mendapat penanganan medis darurat.
Menurut informasi yang diperoleh dari tim Basarnas Makassar, posisi pendaki Gunung Bawakaraeng Irfan saat dinyatakan meninggal dunia berada di Pos 8.
"Posisi korban saat dinyatakan meninggal berada di Pos 8 dan atau dalam perjalanan sedang dievakuasi dari Pos 10 puncak menuju kaki Gunung Bawakaraeng melalui jalur Bulu Ballea," ungkap Andi.
Kini, jenazah Irfan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah dua di Kabupaten Bone, Sulsel.
Gunung Bawakaraeng yang terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memang dikenal sebagai salah satu gunung dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.
Sebelum melakukan pendakian, para pendaki harus memahami kondisi cuaca terkini dan karakteristik Gunung Bawakaraeng.
Informasi ini dapat diperoleh dari BMKG, komunitas pendaki, atau pos pendakian setempat.***
Baca Juga: Anwar BAB Bagikan Momen Terakhir dengan Mpok Alpa, Janji Kebaya Pink yang Tak Bisa Ditepati
Artikel Terkait
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Terbaru: 9 Saksi Minta Penundaan Pemeriksaan Polisi 2025
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi: Royalti Lagu Indonesia Raya Sedang Dikaji Bersama Kemenkum
Diet Tinggi Protein Lagi Hits, Tapi Apakah Protein Berlebihan Bahaya? Simak Hasil Penelitiannya!