Tragedi Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Meninggal Dunia Akibat Hipotermia Saat Peringati HUT RI ke-80

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Jenazah pendaki Gunung Bawakaraeng saat tiba di Posko Bulu Ballea pada Minggu, 17 Agustus 2025. (Dok. Basarnas Makassar)
Jenazah pendaki Gunung Bawakaraeng saat tiba di Posko Bulu Ballea pada Minggu, 17 Agustus 2025. (Dok. Basarnas Makassar)

Gunung Bawakaraeng yang dikenal memiliki suhu sangat dingin, terutama di malam hari, diduga menjadi penyebab utama Irfan mengalami hipotermia.

Tim penyelamat Basarnas yang berada di lokasi sempat memberikan pertolongan pertama kepada pendaki Gunung Bawakaraeng yang mengalami hipotermia tersebut.

Namun sayangnya, kondisi Irfan terus memburuk meskipun telah mendapat penanganan medis darurat.

Menurut informasi yang diperoleh dari tim Basarnas Makassar, posisi pendaki Gunung Bawakaraeng Irfan saat dinyatakan meninggal dunia berada di Pos 8.

"Posisi korban saat dinyatakan meninggal berada di Pos 8 dan atau dalam perjalanan sedang dievakuasi dari Pos 10 puncak menuju kaki Gunung Bawakaraeng melalui jalur Bulu Ballea," ungkap Andi.

Kini, jenazah Irfan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah dua di Kabupaten Bone, Sulsel.

Gunung Bawakaraeng yang terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memang dikenal sebagai salah satu gunung dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Sebelum melakukan pendakian, para pendaki harus memahami kondisi cuaca terkini dan karakteristik Gunung Bawakaraeng.

Informasi ini dapat diperoleh dari BMKG, komunitas pendaki, atau pos pendakian setempat.***

Baca Juga: Anwar BAB Bagikan Momen Terakhir dengan Mpok Alpa, Janji Kebaya Pink yang Tak Bisa Ditepati

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X