Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini curhat tentang 'harga yang harus dibayar' dari perang antara Israel dan Iran.
Curhatan Netanyahu disampaikan di depan gedung rumah sakit yang baru aja kena serangan rudal di Beersheba, kota di selatan Israel.
Di situ dia buka-bukaan soal kondisi keluarganya yang juga ikut merasakan dampak perang ini secara langsung.
Netanyahu cerita kalau anaknya terpaksa batalin acara pernikahannya karena peperangan ini.
"Ini benar-benar mengingatkan saya pada orang Inggris selama Blitz, kami sedang mengalami blitz," ujarnya, dikutip dari ABP Live pada Jumat, 20 Juni 2025.
Buat yang belum tau, Blitz itu periode waktu di mana Nazi ngebom London dan kota-kota lain di Inggris selama Perang Dunia II.
Waktu itu, sekitar 43 ribu warga sipil meninggal dunia.
"Ada orang-orang yang terbunuh, keluarga yang berduka atas orang-orang terkasih, saya sangat menghargai itu," imbuhnya.
"Kita masing-masing menanggung kerugian pribadi dan keluarga saya tidak terkecuali," kata Netanyahu di lokasi yang terkena rudal Iran pada Kamis pagi itu.
Baca Juga: Iran Balas Serangan Israel: Dubes Sebut Momentum Penting untuk Palestina
Netanyahu juga cerita kalau ini udah kedua kalinya anaknya harus batalin pernikahan gara-gara ancaman rudal.
"Ini adalah kedua kalinya putra saya, Avner, membatalkan pernikahan karena ancaman rudal," kata Netanyahu.
Nggak cuma anaknya yang kena dampak, tunangannya juga ikut kecewa.
"Ini juga kerugian pribadi bagi tunangannya dan saya harus mengatakan bahwa istri saya tercinta adalah pahlawan, dan dia menanggung kerugian pribadi juga," tambahnya.
Artikel Terkait
Trump Siapkan Serangan ke Iran: Pejabat AS Bocorkan Rencana Militer Mengejutkan
Putin Tawarkan Mediasi Konflik Iran-Israel: Trump Tolak Mentah-Mentah, "Urus Mediasimu Sendiri!"
Menlu Siapkan Rencana Evakuasi dan Naikkan Status Siaga 1 untuk WNI di Iran Akibat Serangan Israel
Prabowo-Putin Sepakat Tingkatkan Penerbangan Langsung Rusia-Indonesia: Terobosan Hubungan Bilateral 2025