Putin Tawarkan Mediasi Konflik Iran-Israel: Trump Tolak Mentah-Mentah, "Urus Mediasimu Sendiri!"

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Kamis, 19 Juni 2025 | 11:24 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Instagram.com/mrpresidentputinofficial)
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Instagram.com/mrpresidentputinofficial)

Pernyataan Putin itu diperkuat usai sebelumnya Israel sendiri berdalih, serangan udara mereka ke Iran pada Jumat, 13 Juni 2025, bertujuan untuk menghentikan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.

"Saya percaya, sebaiknya kita mencari cara menghentikan konflik ini dan mencari solusi bagi Israel dan Iran untuk mencapai suatu kesepakatan," tegasnya.

Keterlibatan Putin dalam konflik Iran-Israel tentu tidak lepas dari kepentingan strategis Rusia di kawasan Timur Tengah.

Putin mengungkap fakta bahwa ada 200 warga negara Rusia yang bekerja di reaktor nuklir Bushehr di selatan Iran, yang dibangun oleh perusahaan Rusia, Rosatom.

Di sisi lain, Putin juga pertimbangkan keamanan Israel dalam tawarannya.

"Kita sudah sepakat dengan para pemimpin Israel, bahwa keamanan mereka harus dijamin," tukasnya.

Baca Juga: Iran Balas Serangan Israel: Dubes Sebut Momentum Penting untuk Palestina

Trump Tolak Mentah-Mentah Tawaran Putin

Respons Trump terhadap Putin soal tawaran mediasi ternyata cukup mengejutkan dan khas gaya komunikasi Presiden AS ini.

Trump mengaku telah mendengar langsung tawaran Putin dan memberikan respons yang tegas.

Tokoh nomor 1 di negara sekutu Israel itu bahkan mengklaim dirinya telah menolak rencana Putin untuk memediasi di tengah konflik Iran-Israel.

"Saya sudah bicara dengannya kemarin. Dia (Putin) betul-betul menawarkan bantuan untuk memediasi konflik (Iran-Israel)," terang Donald Trump sebagaimana dikutip dari NY Post, pada Kamis, 19 Juni 2025.

"Tapi saya bilang: Tolong, urus mediasimu sendiri," kata Trump merujuk pada konflik Rusia-Ukraina yang juga hingga kini masih berkecamuk.

Dinamika Putin-Trump soal Iran-Israel ini menambah kompleksitas geopolitik global yang sudah cukup rumit.

Penolakan Trump terhadap tawaran mediasi Putin membuat kita masih menunggu langkah apa yang akan diambil untuk meredakan konflik Iran-Israel ini.***

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: Reuters, NY Post

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X