Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Serangan udara Israel ke Teheran pada Rabu (18/6), membuat ratusan Warga Negara Indonesia di Iran harus bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi darurat.
Bagaimana hal itu bisa terjadi?
Eskalasi konflik Israel-Iran terbaru menimbulkan kekhawatiran besar bagi komunitas internasional, termasuk Indonesia.
Serangan udara Israel yang menargetkan wilayah ibu kota Teheran telah memaksa warga lokal dan ekspatriat, termasuk WNI di Iran, untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kondisi perang Israel-Iran ini bukan hanya menjadi ancaman regional.
Tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan ratusan pelajar dan pekerja Indonesia yang sedang berada di negara Persia tersebut.
Intensitas serangan udara yang terus berlanjut membuat evakuasi WNI Iran menjadi prioritas utama diplomasi Indonesia.
Baca Juga: Iran Balas Serangan Israel: Dubes Sebut Momentum Penting untuk Palestina
Data Sebaran WNI di Iran: 386 Orang Tersebar di 11 Kota
Berdasarkan data terkini dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, tercatat ada 386 WNI di Iran yang tersebar di 11 kota berbeda.
Mayoritas dari mereka adalah pelajar Indonesia di Iran, dengan konsentrasi terbesar berada di kota Qom yang mencapai 258 orang.
Sebaran WNI di Iran ini menunjukkan betapa kompleksnya proses evakuasi warga negara Indonesia jika situasi keamanan semakin memburuk.
Kota Qom, yang dikenal sebagai pusat pendidikan Islam, menjadi tempat tinggal sebagian besar mahasiswa Indonesia di Iran yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Artikel Terkait
Yair Netanyahu Putra PM Israel Jadi Target Iran? Apartemen Mewahnya Dapat Ancaman Keamanan di Miami!
Amukan Iran ke Israel: Menyoroti Arogansi Netanyahu hingga Sinyal Balas Dendam dari AS
Begini Alasan Klasik Israel Lakukan Genosida di Gaza, Gencatan Senjata Penuh Jadi Harapan Terakhir Warga Sipil Untuk Akhiri Derita
Israel Serang Gaza Usai Umumkan Gencatan Senjata, 82 Nyawa Melayang
Presiden Prabowo Kirim Menlu ke Palestina, Bahas Evakuasi Ribuan Warga Gaza