Trump juga mengungkapkan bahwa keputusan final mengenai serangan ke Iran akan diambil dalam hitungan detik sebelum aksi dimulai.
"Keputusan final akan diambil beberapa detik sebelum dimulai (serangan)," imbuhnya.
Respons Keras Ayatollah Khamenei Terhadap Ancaman Trump
Di sisi lain, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tidak tinggal diam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi pemerintah Iran, Khamenei memberikan respons tegas terhadap permintaan Trump yang menginginkan Iran menyerah tanpa syarat kepada Israel.
"Negara ini (Iran) tidak akan menyerah Israel dan pada pemaksaan siapa pun," kata Khamenei dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pemerintah Iran, dikutip dari Al Jazeera, pada Kamis, 19 Juni 2025.
Khamenei juga memberikan peringatan keras kepada pemerintah AS terkait intervensi militer terhadap Iran.
Pemimpin Iran ini menyinggung keterlibatan Amerika dalam mendukung serangan Israel ke Teheran yang terjadi pada 13 Juni 2025.
"Amerika harus tahu intervensi militer apa pun akan mengakibatkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki," tegasnya.
Dengan semakin memanas situasi konflik Israel-Iran yang kini melibatkan Amerika Serikat, dunia internasional bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.
Eskalasi militer di kawasan Timur Tengah bisa berdampak luas terhadap stabilitas global.***
Artikel Terkait
Begini Alasan Klasik Israel Lakukan Genosida di Gaza, Gencatan Senjata Penuh Jadi Harapan Terakhir Warga Sipil Untuk Akhiri Derita
Israel Serang Gaza Usai Umumkan Gencatan Senjata, 82 Nyawa Melayang
Pukulan Telak untuk Tesla: Elon Musk Gagal Melobi Trump Soal Tarif Impor
Elon Musk Dukung Pemakzulan Trump, Hubungan Keduanya Memanas?