Dulu, Sumarno keliling jualan 20-25 pentol bakso ke desa-desa naik motor, sementara istrinya Sukarti, naik sepeda ontel.
Bayangin aja perjuangan mereka setiap hari!
"Tahun 1997, ada orang Blora jualan mi rebus. Katanya lebih enak kalau dimakan sama pentol bakso. Kalau mau jualan sini saya ajari buatnya," begitu Sumarno cerita tentang awal mula dia jadi penjual pentol bakso.
Mimpi yang Jadi Pemicu Semangat
Nggak cuma perjuangan nyisihin uang, Sumarno juga punya pengalaman spiritual yang bikin dia makin semangat untuk menunaikan ibadah haji.
Dia pernah bermimpi ziarah ke makam Rasulullah.
"Saya bisa berangkat haji mungkin karena dulu pernah bermimpi ziarah ke makam Rasulullah. Lalu penjaga bilang belum saatnya," cerita Sumarno.
Sejak saat itu, Sumarno dan Sukarti sepakat untuk mendaftar haji pada tahun 2012.
Dan sekarang, setelah penantian yang panjang, pasangan suami-istri asal Jawa Tengah ini akhirnya berangkat Haji 2025 dalam kloter 55.
Mereka dijadwalkan berangkat pada tanggal 17 Mei 2025.
Kisah Sumarno dan Sukarti ini nggak cuma inspiratif tapi juga ngajarin kita bahwa dengan kesabaran, ketekunan, dan kerja keras, impian apapun bisa terwujud.
Mereka nggak pernah nyerah meskipun harus berjuang selama 27 tahun.
Jadi buat kamu yang juga punya impian naik haji, jangan pernah patah semangat ya!
Kalau pasangan penjual pentol bakso ini bisa mewujudkan mimpi mereka, kamu juga pasti bisa.
Yang penting konsisten dan sabar menabung, insya Allah semua doa dan usaha akan terkabul pada waktunya.***
Artikel Terkait
Menag Ungkap Pesan Khusus Prabowo Soal Penurunan Biaya Haji 2025
Pemerintah Pangkas Biaya Haji 2025, Calon Jemaah Bisa Hemat Rp4 Juta!
Haji 2025: Aturan Baru! Prioritas untuk Jemaah Pertama Kali dan Visa Dibatasi