kesehatan-kebugaran

Diet Tinggi Protein Lagi Hits, Tapi Apakah Protein Berlebihan Bahaya? Simak Hasil Penelitiannya!

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 20:47 WIB
Ilustrasi protein yang dikonsumsi untuk diet tinggi protein. (unsplash.com/@alexsaks)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Pertanyaan tentang apakah protein berlebihan bahaya sering banget muncul di kalangan fitness enthusiast dan orang-orang yang lagi diet.

Apalagi sekarang makin banyak yang ngikutin diet tinggi protein untuk menurunkan berat badan atau build muscle.

Tapi sebetulnya, seberapa bahaya sih kalau kita konsumsi protein berlebihan?

Protein emang jadi salah satu makronutrien super penting buat tubuh kita, sama pentingnya kayak karbohidrat dan lemak.

Tapi kayak pepatah bilang, "too much of anything is bad" - apakah ini berlaku juga buat protein?

Mari kita kupas tuntas berdasarkan penelitian ilmiah terbaru!

Baca Juga: Kebutuhan Protein Harian: Berapa Batas Aman Konsumsi Protein?

Mitos dan Kekhawatiran Soal Diet Tinggi Protein

Selama ini beredar banyak banget mitos tentang protein berlebihan bahaya buat kesehatan tubuh.

Beberapa kekhawatiran yang sering muncul antara lain dampaknya terhadap kesehatan ginjal, jantung, dan tulang.

Tapi ternyata, banyak kekhawatiran ini yang gak didukung oleh penelitian ilmiah yang solid.

Mitos 1: Protein Tinggi Merusak Ginjal

Banyak orang takut kalau konsumsi protein tinggi bisa bikin batu ginjal atau merusak fungsi ginjal.

Mitos 2: Diet Tinggi Protein Bikin Osteoporosis

Ada anggapan bahwa protein berlebihan bisa "mencuci" kalsium dari tulang dan bikin tulang rapuh.

Mitos 3: Protein Berlebihan Pasti Bikin Gemuk

Banyak yang mikir kalau makan protein banyak-banyak pasti bikin gemuk karena kelebihan kalori.

 

Halaman:

Tags

Terkini