Di Tengah Perang Dagang, Indonesia-Jepang Malah Perkuat Kerja Sama Lewat Proyek AZEC, Ada Apa?

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Kamis, 8 Mei 2025 | 19:02 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.  ((Instagram.com/@airlanggahartarto_official))
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. ((Instagram.com/@airlanggahartarto_official))

VoxYouths.Com - Hey VoxYours! Ada update penting nih soal hubungan dagang Indonesia-Jepang yang diungkap sama Menko Perekonomian kita, Airlangga Hartarto!

Jadi gini, di tengah kekacauan perang dagang global gara-gara kebijakan tarif Trump yang bikin heboh, Indonesia sama Jepang malah makin mesra.

FYI nih, Trump sempet bikin Indonesia kena tarif 32 persen dan Jepang kena 24 persen lho!

Baca Juga: Bermula dari Kontrak Mencurigakan, Proyek Satelit Kemenhan Bikin Negara Rugi Ratusan Miliar

Nah, yang bikin makin seru, PM Jepang Fumio Kishida bareng rombongannya baru aja mampir ke rumah Presiden Prabowo di Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/5/2025).

Menurut Airlangga, kedatangan PM Kishida ini buat nyampein surat penting tentang proyek AZEC (Asia Zero Emission Community).

"Suratnya langsung diserahin ke Pak Prabowo dan isinya soal proyek-proyek AZEC," jelas Airlangga abis ketemu PM Kishida.

Baca Juga: Trump 'Menggempur' 185 Negara dengan Tarif Balasan, China Kena 104%!

Yang keren nih VoxYours, ternyata Indonesia udah punya lebih dari 170 MoU alias Nota Kesepakatan sama Jepang!

Dan besok bakal ada penandatanganan financial closing buat proyek di Muara Laboh, Sumbar. Proyek apaan tuh?

Proyek geothermal 80 MW dengan nilai investasi gede banget, sekitar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp8,233 triliun!

Baca Juga: Siasat Indonesia Hadapi Tarif AS 32%, Bahlil: Kita Switch Impor BBM ke Amerika

Airlangga juga ngasih tau kalau pemerintah pengen proyek AZEC ini makin kuat, apalagi di tengah pasar global yang lagi gak menentu gara-gara Tarif Trump.

"Kita berharap kerja sama Indonesia-Jepang bisa terus ditingkatin di tengah ketidakpastian akibat kebijakan tarif Trump ini," tambahnya.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Sumber: YouTube Sekretariat Presiden

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X