Self Improvement vs. Self Development: Mana yang Paling Kamu Butuhkan?

Photo Author
Ummu Habibah, Vox Youths
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 17:03 WIB
Ilustrasi buku Self Improvement dan Self Develpoment. (Ummu Habibah / VoxYouths)
Ilustrasi buku Self Improvement dan Self Develpoment. (Ummu Habibah / VoxYouths)

VoxYouths.Com - Pernah nggak sih merasa kayak ada yang kurang dalam hidup? Pengen jadi orang yang lebih baik, tapi nggak tahu harus mulai dari mana? Nah, kalau gitu, kamu pasti udah familiar dengan istilah self-improvement dan self-development.

Tapi, sebenarnya apa sih bedanya self-improvement dan self-development? Gampang banget kok, bayangin aja kamu lagi ngebangun rumah.

Yuk kita kupas tuntas apa itu self-improvement dan self-development biar makin paham mana yang kita butuhin.

Baca Juga: Rekomendasi Buku Terbaik: 5 Buku yang Wajib Dibaca untuk Mengubah Hidupmu

Self Improvement dan Self Development

Pernah dengar pepatah, "Manusia adalah proyek seumur hidup"? Nah, self-improvement dan self-development itu adalah dua alat yang bisa kita gunakan untuk terus mengembangkan diri.

Self-improvement itu kayak peta jalan yang menunjukkan arah tujuan kita. Dengan peta ini, kita bisa lebih fokus dan terarah dalam mencapai apa yang kita inginkan.

Sedangkan self-development itu kayak kompas yang selalu menunjuk ke utara, yaitu ke arah potensi diri yang sebenarnya.

Dengan kompas ini, kita bisa menemukan jati diri dan menjalani hidup yang lebih berarti.

Self-improvement itu kayak lagi ngebangun kamar tidur, bikinnya senyaman mungkin.

Sedangkan self-development itu kayak lagi ngebangun fondasi rumah, biar kuat dan tahan lama.

Self Improvement: Ngejar Level Up

Bayangin kamu lagi main game RPG, kan? Nah, self-improvement itu kayak lagi ngejar level up karaktermu.

Kamu punya tujuan yang jelas, misalnya pengen jadi ahli masak atau bisa ngomong bahasa Inggris lancar.

Terus, kamu cari cara gimana caranya biar skill-skill kamu naik, kayak ikut kursus masak atau belajar bahasa Inggris lewat aplikasi.

Intinya, self-improvement itu lebih fokus ke hal-hal yang bisa diukur dan ditingkatkan. Kayak nilai ujian, berat badan, atau jumlah kosa kata.

Halaman:

Editor: Ummu Habibah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X