warisan-budaya

Mengenal Rumah Limas di Uang Rp10.000 Emisi 2005: Filosofi dan Arsitektur Khas Sumatera Selatan

Sabtu, 5 Oktober 2024 | 18:36 WIB
Potret Rumah Limas di Gambar Uang Rp10.000 Tahun 2005 (bi.go.id - kemenparekraf.go.id)

2. Arsitektur Megah dengan Atap Limas

Sesuai namanya, Rumah Limas memiliki atap berbentuk limas yang megah.

Rumah ini biasanya berukuran luas, mencapai 400 hingga 1000 meter persegi.

Didirikan di atas tiang kayu ulin atau unglen yang tahan air, rumah ini dibuat untuk bertahan lama.

Dinding, pintu, dan lantainya menggunakan kayu tembesu, sementara rangkanya dari kayu seru.

3. Filosofi Setiap Tingkat Rumah

Rumah Limas memiliki beberapa tingkat yang mewakili nilai-nilai budaya lokal.

Setiap tingkatan tersebut menggambarkan peran dan martabat seseorang dalam masyarakat, seperti usia, jenis kelamin, dan status sosial.

Ini menunjukkan penghormatan yang tinggi terhadap adat istiadat dan norma masyarakat Sumatera Selatan.

4. Pagar Tenggalung: Teras Ramah Tamu

Tingkat pertama Rumah Limas disebut Pagar Tenggalung, yang berfungsi sebagai teras.

Tamu akan disambut di sini, di ruangan terbuka yang tanpa dinding pembatas.

Suasana di sini santai dan cocok untuk berbincang-bincang sambil menikmati suasana rumah.

5. Jogan: Ruang Pribadi untuk Laki-Laki

Tingkat kedua disebut Jogan, tempat khusus untuk anggota keluarga laki-laki.

Ini adalah area yang lebih privat dibandingkan teras, menandakan pemisahan peran di dalam rumah yang masih sangat dihormati oleh masyarakat Palembang.

6. Kekijing: Tempat untuk Acara dan Tamu Istimewa

Kekijing adalah tingkat ketiga, tempat yang lebih tinggi dan ditujukan untuk tamu yang lebih tua atau acara khusus.

Ruangan ini sering kali digunakan untuk hajatan dan acara keluarga.

Baca Juga: Dedolarisasi Makin Nyata, 90% Transaksi Bisnis Rusia-China Tanpa Dolar AS, Sinyal Apa Ini?

Halaman:

Tags

Terkini