Mengenal Rumah Limas di Uang Rp10.000 Emisi 2005: Filosofi dan Arsitektur Khas Sumatera Selatan

Photo Author
Fakhrun Nisa, Vox Youths
- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 18:36 WIB
Potret Rumah Limas di Gambar Uang Rp10.000 Tahun 2005 (bi.go.id - kemenparekraf.go.id)
Potret Rumah Limas di Gambar Uang Rp10.000 Tahun 2005 (bi.go.id - kemenparekraf.go.id)

Voxyouths.com - Hai, Voxyours! Rumah Limas, rumah tradisional dari Sumatera Selatan, pernah diabadikan di uang pecahan Rp10.000 emisi 2005.

Meski sekarang uang tersebut sudah tidak berlaku, Rumah Limas tetap menjadi salah satu ikon arsitektur dan budaya yang membanggakan.

Rumah Limas menjadi simbol penting dari budaya lokal yang penuh dengan nilai-nilai filosofis dan arsitektur unik.

Bukan cuma soal tampilan luarnya yang menarik, Rumah Limas juga sarat makna.

Setiap bagian rumah ini punya filosofi tersendiri yang berhubungan dengan adat dan nilai-nilai budaya lokal.

Mulai dari bentuk atapnya, posisi rumah yang menghadap timur dan barat, hingga pembagian tingkat di dalamnya, semuanya penuh simbol dan aturan yang masih dihormati hingga sekarang.

Berikut ini fakta menarik yang wajib kamu ketahui tentang Rumah Limas, yang muncul di uang pecahan Rp10.000 emisi 2005:

1. Selalu Menghadap Timur dan Barat

Salah satu ciri khas dari Rumah Limas adalah posisinya yang selalu menghadap timur dan barat.

Menurut filosofi masyarakat setempat, arah rumah harus mengikuti posisi matahari terbit dan terbenam.

Hal ini dipercaya membawa harmoni dan keseimbangan dalam kehidupan.

 Baca Juga: Uang Pecahan Rp10.000 Emisi 2005 Tak Berlaku Lagi: Simpan atau Jual?

 

 

 

Halaman:

Editor: Fakhrun Nisa

Sumber: kemenparekraf.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X